UPDATE

Pilkades Serentak 2026 di Sindangbarang Masuki Penetapan Nomor Calon dan DPT

27/10/2026 20:49

CIANJUR.CO - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Cianjur 2026 di Kecamatan Sindangbarang kini mencakup penetapan nomor urut calon kepala desa dan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tiga desa di kecamatan tersebut mengikuti rangkaian pemilihan, sementara panitia masing-masing terus menjalankan persiapan sesuai ketentuan.

Berdasarkan laporan iNews Cianjur, Sekretaris Camat (Sekmat) Kecamatan Sindangbarang, Asep Soleh, mengatakan keadaan di ketiga desa masih terpantau kondusif hingga tahapan persiapan berlangsung. Ia menyebut panitia Pilkades tetap melaksanakan tahapan yang telah ditentukan sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Ketiga desa yang mengikuti Pilkades Serentak itu adalah Kertamukti, Jatisari, dan Mekarlasana. DPT Desa Kertamukti tercatat sebanyak 1.608 pemilih. Di Desa Jatisari, jumlah pemilih tetap mencapai 4.205 orang, sedangkan Desa Mekarlasana memiliki DPT sebanyak 2.934 pemilih. Angka-angka tersebut menunjukkan jumlah pemilih yang tercatat di masing-masing desa dalam tahapan pemilihan ini.

Baca juga: Anak Macan Tutul Ditemukan Sekarat di Cibinong, Tak Tertolong

Penetapan nomor urut calon menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan Pilkades. Asep menjelaskan, nomor tersebut akan dipakai sebagai identitas setiap calon selama proses sosialisasi hingga pemungutan suara. “Nomor urut tersebut nantinya menjadi identitas masing-masing calon,” ujar Asep, Selasa (27/10/2026).

Dengan demikian, penetapan nomor bukan hanya bagian dari persiapan administratif, tetapi juga menjadi penanda bagi setiap calon dalam tahapan yang melibatkan masyarakat. Penetapan itu berlangsung dalam rangkaian Pilkades yang juga memuat data pemilih tetap di tiga desa. Panitia, menurut Asep, tetap menjalankan tahapan dan menyampaikan sosialisasi kepada warga.

Baca juga: Disdikpora Cianjur Wajibkan 21 Ribu Pendidik Aktivasi IKD

Asep berharap Pilkades di Kertamukti, Jatisari, dan Mekarlasana dapat berlangsung tertib, aman, serta kondusif. Ia juga mengharapkan pemilihan memberi ruang kepada masyarakat untuk menentukan pemimpin desa sesuai pilihan mereka. Harapan tersebut disampaikan saat persiapan masih berjalan dan situasi di ketiga desa terus dipantau.

Pelaksanaan kali ini memiliki tantangan tersendiri karena menggunakan sistem digital atau elektronik. Asep menilai pemahaman masyarakat mengenai mekanisme pemilihan perlu diperhatikan seiring penerapan sistem tersebut. Karena itu, edukasi dari panitia menjadi bagian dari persiapan, terutama untuk membantu warga memahami tahapan dan teknis pelaksanaan Pilkades digital.

Baca juga: Gapura SDN Kertajadi Ambruk, Siswi dan Ayahnya Terluka

Mengenai potensi gangguan, Asep mengatakan sampai saat ini belum ada prediksi khusus tentang desa yang berpotensi mengalami kerawanan. Hasil pemantauan sementara, menurut dia, masih menunjukkan situasi kondusif. Pernyataan itu merujuk pada keadaan yang terpantau selama tahapan persiapan di tiga desa, bukan pada adanya penetapan desa tertentu sebagai wilayah rawan.

Panitia juga memberikan edukasi kepada warga yang masih membutuhkan pendampingan dalam memahami proses pemilihan. Pendampingan tersebut berkaitan dengan tahapan dan teknis Pilkades digital. Asep menyampaikan hal itu sebagai bagian dari upaya panitia menjelaskan mekanisme kepada masyarakat, sementara rangkaian persiapan dan sosialisasi di Kertamukti, Jatisari, serta Mekarlasana terus berlangsung.