UPDATE

Gapura SDN Kertajadi Ambruk, Siswi dan Ayahnya Terluka

26/10/2026 17:09

CIANJUR.CO - Siswi kelas V bernama Najwa dan ayahnya tertimpa gapura SDN Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Senin (26/10/2026). Gapura sekolah tersebut ambruk setelah diguyur hujan deras. Keduanya mengalami luka dan mendapat penanganan medis setelah kejadian.

Berdasarkan laporan detikJabar, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat Najwa diantar ayahnya ke sekolah. Hujan turun sebelum siswi itu masuk ke ruang kelas. Karena itu, Najwa dan ayahnya berteduh di gapura sekolah.

Ruhli mengatakan, “Siswi tersebut diantar ayahnya bersekolah. Tapi karena hujan, keduanya berteduh sebelum masuk ke ruang kelas.” Saat keduanya berada di sana, gapura itu tiba-tiba ambruk dan menimpa mereka. Tidak ada keterangan lain mengenai kegiatan yang berlangsung di sekolah ketika kejadian terjadi.

Baca juga: RSUD Sayang Cianjur Gelar Penyuluhan Gigi dan Pemeriksaan Anak di Posyandu

Menurut Ruhli, gapura yang roboh itu telah berusia 10 tahun dan diduga lapuk. Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan hujan deras yang mengguyur lokasi. “Gapuranya memang sudah tua dan diduga lapuk,” kata Ruhli. Ia menjelaskan bahwa bangunan tersebut ambruk saat Najwa dan ayahnya berteduh di bawahnya.

Sesudah tertimpa gapura, kedua korban dibawa ke puskesmas. Karena mengalami luka di kepala, Najwa dan ayahnya kemudian dirujuk ke rumah sakit. Ruhli menyebut luka yang dialami Najwa berada di bagian pelipis. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan apakah terdapat luka dalam, sehingga keduanya dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: SMAN 1 Pacet Cianjur Musnahkan Makeup Hasil Razia, Ini Alasan Sekolah

Ruhli menyatakan pembiayaan korban akan ditanggung pemerintah, termasuk selama masa pemulihan. Ia menyampaikan bahwa kepastian mengenai kemungkinan luka dalam pada siswi masih perlu diperiksa. Dengan demikian, penanganan tidak berhenti setelah korban dibawa ke puskesmas, tetapi dilanjutkan melalui rujukan ke rumah sakit.

Di sisi lain, Disdikpora Cianjur akan memperbaiki gapura SDN Kertajadi dan membangun gapura yang lebih kokoh. Rencana itu disampaikan setelah ambruknya bangunan tersebut menimpa siswi dan ayahnya. Selain penanganan di sekolah itu, Ruhli meminta seluruh kepala sekolah memeriksa kondisi bangunan di lingkungan masing-masing.

Baca juga: Pelajar SIT Al Madinah Tebar 8.000 Benih Ikan Nilem di Situ Plaza Cibinong

Pemeriksaan yang diminta mencakup gapura, pagar, hingga ruang kelas. Kepala sekolah diminta segera melaporkan apabila menemukan bagian yang rusak atau terancam ambruk. Ruhli mengatakan Disdikpora akan mengupayakan perbaikan berdasarkan laporan tersebut. Ia meminta pemeriksaan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Ruhli juga menginstruksikan sekolah untuk memperhatikan pepohonan di lingkungan masing-masing. Dahan dan ranting pohon diminta dipangkas, terutama apabila pohon sudah tua. Jika pohon diketahui lapuk, ia meminta agar pohon itu diganti dengan pohon baru. Menurut Ruhli, langkah tersebut ditujukan untuk menghindari ancaman terhadap keselamatan siswa saat memasuki musim hujan.