UPDATE

Konferensi AAAH ke-14 Tekankan Kompetensi dan Komitmen SDM Kesehatan

05/11/2026 19:56

CIANJUR.CO - Konferensi ke-14 Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health (AAAH) resmi ditutup di Bali pada Rabu (4/11). Pertemuan yang dihadiri delegasi dari 22 negara itu menegaskan bahwa investasi sumber daya manusia (SDM) kesehatan merupakan fondasi penting bagi transformasi dan penguatan sistem kesehatan di kawasan Asia Pasifik.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI, pembahasan konferensi berangkat dari tantangan yang dihadapi negara-negara dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Yuli Farianti, menyebut penuaan populasi, peningkatan penyakit kronis, perubahan iklim, dan ketimpangan distribusi tenaga medis sebagai persoalan strategis yang memerlukan penanganan konkret serta terintegrasi.

Situasi tersebut juga menjadi perhatian Indonesia. Rasio dokter di dalam negeri masih tercatat 0,62 per 1.000 penduduk. Menurut Yuli, penguatan SDM kesehatan karena itu tidak cukup ditempuh dengan menambah jumlah tenaga. Kesesuaian kompetensi, pemerataan penempatan, dan lingkungan kerja yang aman serta memberi kepastian karier juga perlu menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Memperkuat SDM kesehatan bukan hanya soal menghasilkan lebih banyak tenaga kesehatan,” kata Yuli di Bali, Rabu (4/11). Ia menekankan perlunya kompetensi yang tepat, distribusi yang adil, serta suasana kerja yang membuat tenaga kesehatan merasa aman, dihargai, dan ingin bertahan. Yuli merangkum gagasan itu dengan rumus “Kompetensi ditambah Komitmen menghasilkan Ketangguhan”.

Konferensi menyepakati tiga pilar yang perlu dijalankan secara beriringan untuk membangun ketangguhan SDM kesehatan, yaitu tata kelola, pendidikan dan kesejahteraan, serta transformasi digital. Di Indonesia, ketiga pilar itu telah diterapkan secara terstruktur di bawah kepemimpinan Menteri Kesehatan. Tenaga kesehatan ditempatkan sebagai poros transformasi karena keberhasilan reformasi sektor kesehatan bergantung pada kapasitas SDM yang menjalankannya.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III-2026

Tiga pilar penguatan di Indonesia

Pada aspek tata kelola, Kementerian Kesehatan memperkuat perencanaan kebutuhan tenaga medis berbasis data hingga 2032. Perencanaan tersebut digunakan untuk memetakan kebutuhan tenaga kesehatan, terutama di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Dengan demikian, pemetaan kebutuhan menjadi bagian dari upaya memperhatikan distribusi tenaga, bukan hanya jumlah keseluruhan.

Pilar pendidikan dan kesejahteraan antara lain diwujudkan melalui percepatan pemenuhan dokter spesialis dengan pendidikan berbasis rumah sakit atau hospital-based. Melalui model ini, peserta didik dapat terlibat langsung dalam pelayanan kepada masyarakat. Sementara pada pilar digital, Kemenkes menyederhanakan birokrasi dengan menerbitkan Surat Tanda Registrasi (STR) seumur hidup melalui SATUSEHAT SDMK dan menyediakan akses pelatihan daring lewat Plataran Sehat.

Pelaksanaan pendekatan tersebut diperkenalkan kepada delegasi melalui kunjungan lapangan ke tiga fasilitas kesehatan di Bali pada Senin (2/11). Para peserta dibagi menjadi tiga rombongan. Rombongan pertama mengunjungi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, rumah sakit rujukan kelas A yang sekaligus menjadi tempat pendidikan bagi 1.442 residen dalam 24 program studi.

Rombongan kedua mendatangi Poltekkes Kemenkes Denpasar. Institusi tersebut menerapkan standar global dalam simulasi pembelajaran. Poltekkes Kemenkes Denpasar juga telah mengirimkan puluhan mahasiswa untuk magang dan lulusannya untuk bekerja di Jepang, sebagaimana dipaparkan dalam rangkaian kunjungan delegasi.

Baca juga: Kemenko PMK Dorong Sinergi ASEAN-ACT untuk Perkuat Penanganan TPPO

Rombongan ketiga melihat pelayanan primer di Puskesmas Kuta II, yang menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis siklus hidup. Pendekatan ini dilaporkan berhasil mengendalikan 81 persen pasien hipertensi dan 79 persen pasien diabetes. Puskesmas tersebut juga mencatat capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebesar 101,6 persen, dengan jangkauan sebanyak 5.708 orang.

Capaian pelayanan di Puskesmas Kuta II turut didukung kedekatan personal tenaga kesehatan dengan masyarakat setempat. Kunjungan ke fasilitas-fasilitas itu memberi delegasi gambaran tentang penerapan berbagai pendekatan penguatan SDM kesehatan, dari pendidikan dan rumah sakit rujukan hingga pelayanan primer.

Kolaborasi regional dan tindak lanjut

Selain membahas kerja sama antarnegeri, konferensi menghadirkan nilai kebersamaan melalui kearifan lokal Bali, yaitu filosofi Menyama Braya. Filosofi tersebut mengajarkan masyarakat untuk memperlakukan sesama sebagai saudara. Yuli mengatakan delegasi dari 22 negara yang hadir kini pulang sebagai satu keluarga besar, disatukan oleh misi merawat mereka yang merawat orang lain.

Ketua AAAH periode 2024–2026, yang juga Sekretaris Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Anna Kurniati, mengapresiasi dukungan dan solidaritas kuat antarnegara anggota. Ia juga menyampaikan penghargaan atas kontribusi mitra pembangunan internasional, yakni WHO, JICA, KOICA, ADB, UNFPA, dan IHPP Foundation.

Baca juga: Peta Jalan SPAB 2026–2029 Diperluas hingga Pesantren dan Kampus

Anna menegaskan AAAH merupakan aliansi strategis untuk memperkuat aksi kolektif negara anggota. Menurut dia, tantangan SDM kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu negara secara mandiri. Karena itu, dukungan dan kerja bersama yang terjalin dalam aliansi menjadi bagian penting dari upaya menghadapi persoalan tersebut.

Seluruh rekomendasi Konferensi AAAH ke-14 akan menjadi rujukan strategis bagi Indonesia dalam menyusun Blueprint Pengelolaan SDM Kesehatan 2026–2035. Penutupan pertemuan di Bali sekaligus menandai penyerahan tongkat estafet penyelenggaraan konferensi selanjutnya kepada Thailand.

Informasi mengenai konferensi tersebut disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI. Masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected] untuk memperoleh informasi lebih lanjut.