UPDATE

Cibinong Kembali Juara Umum MTQ ke-48 Kabupaten Bogor

05/11/2026 03:39

CIANJUR.CO - Kecamatan Cibinong kembali meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026. Hasil tersebut sekaligus mempertahankan posisi Cibinong sebagai kecamatan terbaik dalam ajang itu. Keberhasilan ini menempatkan Cibinong kembali di puncak persaingan antarkecamatan pada penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Bogor tahun ini.

Di bawah Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur menempati peringkat kedua, sedangkan Kecamatan Sukaraja berada di urutan ketiga. Posisi keempat diraih Kecamatan Cigombong dan peringkat kelima ditempati Kecamatan Ciseeng. Susunan lima besar tersebut menjadi hasil akhir perlombaan yang menutup rangkaian MTQ ke-48.

Seperti diberitakan detikJabar, penutupan kegiatan berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Rabu (4/11/2026). Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menutup penyelenggaraan tersebut dengan berbagi tugas bersama Bupati Bogor. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada peserta dan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Baca juga: Lebih dari 1.000 Ruang Kelas di Cianjur Rusak Berat, Perbaikan Diproyeksikan Tiga Tahun

Jaro Ade menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia pelaksana, Dewan Hakim, serta tim pendamping. Menurutnya, dukungan pihak-pihak tersebut berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-48. Ia juga memberi selamat kepada para peserta yang berhasil memperoleh prestasi, sekaligus berharap capaian itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Ia mendorong para juara untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat. Jaro Ade mengingatkan bahwa peserta yang meraih kemenangan membawa nama Kabupaten Bogor, sehingga prestasi di tingkat kabupaten diharapkan menjadi bekal untuk berlomba pada jenjang yang lebih tinggi.

“Kepada para juara, jagalah nama baik Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade. Ia berharap anak-anak dari Kabupaten Bogor dapat mewakili daerah dalam MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat. Harapannya, mereka tidak berhenti sebagai peserta, tetapi mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Baca juga: SDN Karyamukti Cianjur Direncanakan Direlokasi karena Rawan Bencana

Perhatian Jaro Ade tidak hanya ditujukan kepada peserta yang menang. Ia berpesan agar peserta yang belum berhasil meraih juara tidak berkecil hati. Dalam pandangannya, arti MTQ tidak semata-mata ditentukan oleh persaingan maupun hasil akhir. Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan upaya menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur'an melalui kebiasaan membaca dan mempelajarinya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pesan itu sejalan dengan harapan agar pelaksanaan MTQ memberi dampak lebih luas daripada penetapan para pemenang. Jaro Ade menekankan pentingnya memperkuat pembinaan pendidikan Al-Qur'an di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Dengan demikian, perhatian terhadap peserta dan pengembangan pendidikan keagamaan dapat berjalan beriringan, bukan hanya terpusat pada hasil perlombaan.

Baca juga: Xpander Keluarga Hj Komariyah Ditemukan Terbakar di Cijati

Ia juga mengingatkan bahwa potensi peserta MTQ tidak selalu dibatasi oleh wilayah administratif kecamatan. Tempat seseorang menimba ilmu agama terkadang berada di kecamatan yang berbeda dari wilayah yang diwakilinya. Karena itu, pembinaan dan pengembangan potensi peserta perlu memperhatikan kenyataan tersebut, sebagaimana disampaikan Jaro Ade dalam penutupan kegiatan.

Jaro Ade berharap keberhasilan MTQ ke-48 tidak berhenti pada lahirnya para juara. Ia menyebut penyelenggaraan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani, meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, serta membangun masyarakat Kabupaten Bogor yang religius dan berakhlak mulia. Pemerintah Kabupaten Bogor, menurut keterangan dalam penutupan, berharap prestasi para kafilah terus meningkat dan dapat membawa nama baik daerah pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi.