UPDATE

Tiga Balita Tewas Tercebur Kolam Renang Terbengkalai di Cianjur

07/11/2026 20:59

CIANJUR.CO - Tiga anak balita meninggal dunia setelah tercebur ke kolam renang terbengkalai di Kampung Darmaga, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Sabtu (7/11/2026). Ketiga anak itu adalah Dewa, Mutia, dan Davina. Mereka ditemukan oleh seorang pegawai bangunan yang sedang beristirahat di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJabar, Dewa dan Mutia masing-masing berusia 2 tahun, sedangkan Davina berusia 3 tahun. Sebelum ditemukan, mereka bermain di sekitar kolam renang milik pribadi yang telah terbengkalai selama dua tahun. Lokasinya berada dekat rumah yang sedang direnovasi oleh pekerja bangunan.

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB. Ketiga balita bermain di sekitar kolam tanpa diketahui para pekerja yang tengah merenovasi rumah di dekatnya. Mereka kemudian jatuh dan masuk ke kolam yang memiliki kedalaman 80 sentimeter. Sumber tidak menjelaskan secara terperinci bagaimana ketiganya jatuh.

Baca juga: RSUD Sayang Cianjur Buka Layanan ESWL untuk Pasien BPJS

Deden Somantri, Ketua RW, mengatakan ketiga anak itu masuk melewati pagar. Ia menyebut kolam tersebut milik pribadi dan sudah lama tidak digunakan. “Tidak tahu bagaimana, satu anak laki-laki dan dua anak perempuan itu masuk melewati pagar dan akhirnya tercebur ke dalam kolam,” ujar Deden pada Sabtu (7/11/2026). Deden tidak mengetahui bagaimana mereka bisa melewati pagar tersebut.

Keberadaan anak-anak itu diketahui ketika seorang pegawai bangunan yang sedang beristirahat melihat sesuatu mengambang di kolam. Pada mulanya, pegawai tersebut mengira benda itu boneka. Setelah mendekat, ia mengetahui bahwa benda yang mengambang tersebut adalah tubuh seorang anak kecil. Deden menggambarkan momen penemuan itu dengan mengatakan, “Awalnya mengira di kolam renang ada boneka mengambang. Setelah didekati, ternyata itu tubuh anak kecil.”

Baca juga: Lebih dari 1.000 Ruang Kelas di Cianjur Rusak Berat, DPRD Minta Penanganan Mendesak

Setelah diketahui, ketiga balita dievakuasi dari kolam. Namun, menurut Deden, saat diangkat kondisi mereka sudah tidak dapat diselamatkan. Ia menyatakan ketiganya telah meninggal dunia ketika ditemukan. Keterangan tersebut disampaikan setelah proses pengangkatan korban dari kolam renang.

Deden menuturkan bahwa ketiga anak itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan luar tubuh. Ia tidak merinci tempat rumah sakit maupun hasil pemeriksaan tersebut. Setelah pemeriksaan, jenazah dibawa ke rumah duka. Menurut keterangannya, ketiganya dibawa ke rumah duka setelah waktu Isya pada hari yang sama.

Baca juga: Kidul Pride Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Sindangbarang

Deden juga menyebutkan bahwa ketiga balita itu direncanakan dimakamkan pada malam tersebut. Dengan demikian, rangkaian kejadian yang ia sampaikan dimulai saat anak-anak bermain di sekitar kolam pada siang hari, kemudian ditemukan oleh pegawai bangunan yang beristirahat. Setelah dievakuasi dan dinyatakan meninggal, mereka dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan luar, lalu ke rumah duka.