Polres Cianjur Siagakan Personel dan Patroli Siber Jelang Pilkades
CIANJUR.CO - Polres Cianjur menyiagakan personel untuk mengawasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 pada hari menjelang pemungutan suara. Pengawasan tersebut diarahkan untuk mencegah kecurangan yang berpotensi terjadi pada H-1, termasuk politik uang atau serangan fajar dan kampanye melalui media sosial.
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Bagus Panuntun mengatakan waktu sehari sebelum pemungutan suara merupakan momen krusial. Menurut dia, praktik politik uang rentan terjadi ketika pelaksanaan pemilihan sudah dekat. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (7/11/2026), sebagaimana diberitakan detikJabar.
“Salah satunya politik uang. Rentan terjadi di momen krusial ini atau menjelang pemungutan suara,” kata Bagus. Potensi tersebut menjadi salah satu sasaran pemantauan personel yang telah diterjunkan Polres Cianjur bersama unsur lain dalam Sentra Gakkumdu.
Baca juga: Tiga Balita Tewas Tercebur Kolam Renang Terbengkalai di Cianjur
Personel Sentra Gakkumdu akan memantau setiap desa yang menggelar Pilkades. Dalam pelaksanaan pengawasan itu, anggota dari Polres Cianjur bekerja bersama personel dari Polda dan DPMD Cianjur. Dengan cakupan pemantauan di desa-desa penyelenggara, langkah tersebut ditujukan untuk mengawasi kemungkinan pelanggaran menjelang pemungutan suara.
Bagus mengatakan, jika ditemukan praktik politik uang, penindakan akan dilakukan. Dengan demikian, pemantauan tidak hanya dimaksudkan untuk mengetahui potensi kecurangan, tetapi juga menjadi bagian dari langkah penanganan apabila ada pelanggaran yang terungkap. Sumber menyebut pengawasan dilakukan terhadap setiap wilayah yang menyelenggarakan Pilkades, tanpa merinci desa tertentu.
Baca juga: RSUD Sayang Cianjur Buka Layanan ESWL untuk Pasien BPJS
Pengawasan juga dilakukan di ruang digital. Polres Cianjur menggencarkan patroli siber untuk memastikan tidak ada pelanggaran berupa kampanye di media sosial. Langkah ini berkaitan dengan masa tenang yang telah berlangsung menjelang pemungutan suara. Karena itu, pemantauan media sosial menjadi bagian lain dari kesiapsiagaan aparat, selain pengawasan langsung di desa.
Menurut Bagus, tim teknologi informasi disiagakan selama 24 jam untuk memantau berbagai media sosial. Kesiagaan tersebut mencakup pemantauan aktivitas di sejumlah platform, meski sumber tidak menyebut nama platform yang diawasi. Patroli siber secara khusus diarahkan pada kemungkinan kampanye selama masa tenang, sementara personel di desa memantau potensi praktik politik uang.
Baca juga: Lebih dari 1.000 Ruang Kelas di Cianjur Rusak Berat, DPRD Minta Penanganan Mendesak
Bagus juga merupakan Ketua Tim Sentra Gakkumdu Pilkades Serentak Cianjur. Ia mengatakan berbagai langkah antisipasi disiapkan untuk memastikan Pilkades tahun ini berjalan jujur, adil, dan aman. Hingga saat keterangan itu disampaikan, belum ada laporan pelanggaran yang masuk ke Sentra Gakkumdu.
Meski belum menerima laporan, tim tetap bersiaga menjelang pemungutan suara. Bagus menegaskan setiap pelanggaran yang muncul akan ditindak. “Sampai saat ini belum ada laporan pelanggaran yang masuk ke Sentra Gakkumdu. Jikapun ada pelanggaran, kami akan langsung tindak,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kesiapan personel di desa dan patroli siber berjalan sebagai upaya pencegahan sekaligus pengawasan selama masa menjelang Pilkades.