Pelajar SIT Al Madinah Tebar 8.000 Benih Ikan Nilem di Situ Plaza Cibinong
CIANJUR.CO - Sebanyak 8.000 benih ikan nilem ditebar di Situ Plaza Cibinong pada Minggu (25/10). Kegiatan yang melibatkan pelajar SIT Al Madinah Cibinong itu menjadi bagian dari pembelajaran konservasi, sekaligus memperkenalkan upaya menjaga kehidupan perairan melalui keterlibatan langsung di lokasi.
Seperti diberitakan detikJabar, penebaran tersebut dilaksanakan bersama komunitas dan masyarakat sekitar. Para pelajar tidak hanya menyaksikan benih dilepaskan ke situ, tetapi juga mengenal persiapan yang perlu dilakukan sebelum ikan memasuki lingkungan perairan yang baru.
Sebelum dilepas, benih ikan menjalani aklimatisasi. Dalam tahapan ini, suhu air di dalam kantong plastik disesuaikan terlebih dahulu dengan suhu air situ. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengurangi stres pada ikan saat berpindah ke perairan, sehingga risiko kematian setelah penebaran dapat ditekan.
Baca juga: Nobar Persib di Alun-Alun Bogor Bantu Penjualan Pedagang UMKM
“Proses ini dilakukan untuk meminimalkan stres pada ikan sehingga dapat mengurangi risiko kematian setelah penebaran,” ujar Kepala UPT BBI Kelas A Cijeruk, Roby Prayoga, Senin (26/10/2026). Tahap persiapan itu menjadi bagian dari kegiatan penebaran kembali benih ikan atau restocking dalam program Al-Madinah Peduli Negeri.
Benih yang ditebar terbagi dalam dua ukuran. Sebanyak 5.000 ekor memiliki panjang 5–8 sentimeter, sedangkan 3.000 ekor lainnya berukuran 8–12 sentimeter. Dengan demikian, seluruh benih yang dilepas berjumlah 8.000 ekor, sesuai dengan jumlah yang disiapkan untuk kegiatan di Situ Plaza Cibinong.
Pelaksanaan kegiatan merupakan kerja sama UPT Balai Benih Ikan (BBI) Kelas A Cijeruk pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor dengan Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohman-SIT Al Madinah Cibinong. Pengelola situ, komunitas peduli Situ Cibinong, serta warga sekitar juga terlibat dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Sukabumi-Cianjur Sepekan: Mobil Anggota Polri Dibobol, Begal Todongkan Pistol
Menurut Roby, restocking merupakan salah satu cara untuk meningkatkan populasi ikan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem Situ Plaza Cibinong. Penebaran benih dengan demikian tidak hanya berfokus pada jumlah ikan yang dilepas, tetapi juga berkaitan dengan pemeliharaan kehidupan perairan di situ.
Bagi pelajar, kegiatan ini memberi kesempatan untuk memahami konservasi melalui pengalaman langsung. Materi pembelajaran mencakup penebaran ikan dan proses yang harus dilalui benih sebelum dilepas ke lingkungan barunya. Roby menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi konservasi lingkungan bagi pelajar dan civitas akademika SIT Al Madinah.
Baca juga: Cianjur Bentuk Balakar untuk Perkuat Mitigasi Kebakaran
Keterlibatan sekolah diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan perairan sejak dini. Sementara itu, kerja bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, pengelola situ, dan warga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan lokal.
Roby berharap kolaborasi berbagai pihak itu dapat terus berlanjut sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Ia juga mengaitkan upaya tersebut dengan dukungan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.