CIANJUR.CO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menyatakan kualitas udara di wilayahnya masih aman dan berada di bawah baku mutu. Pengecekan dilakukan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait isu asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan yang disebut mencapai Pulau Jawa.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Cianjur, Evi Hidayah, mengatakan pengukuran dilakukan untuk memeriksa kondisi udara di Cianjur. Menurut rilis resmi BMKG yang disebut Evi, asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan mengarah ke barat dan tidak sampai ke Pulau Jawa.
Baca juga: Bill Gates Peringatkan AI Berpotensi Picu Kematian Miliaran Orang
“Berdasarkan hasil pengecekan terbaru di lapangan tingkat kualitas udara di Cianjur bagus atau berada di bawah baku mutu, dimana sebelumnya kegiatan yang sama rutin dilakukan,” katanya.
Pengukuran rutin bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup dilakukan setiap semester di empat titik, yakni Kantor Inspektorat di Jalan Raya Bandung-Cianjur, permukiman warga di Kecamatan Cianjur, kawasan industri di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Sayang-Cianjur, serta Terminal Pasirhayam.
Baca juga: Pemkab Bogor Luncurkan E-TPMB untuk Integrasikan Data Kesehatan
Pengukuran yang dilakukan bersama Pemprov Jabar juga mencakup lingkungan Pemkab Cianjur, Permukiman Pesona Cianjur Indah-Nagrak, kawasan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, dan lingkungan Kantor Dinas Perhubungan Cianjur. Evi menyebut hasil pemeriksaan sampel oleh kementerian dan Pemprov Jabar biasanya dirilis pada November atau Desember.
Baca juga: Delapan Aki Stasiun Pemantau Gunung Anak Krakatau Dicuri
DLH, kata Evi, akan kembali melakukan pengukuran bersama pihak terkait apabila diperlukan. Ia menyatakan kualitas udara Cianjur saat ini masih aman dan meminta masyarakat tidak khawatir terhadap isu yang beredar, yang ia sebut tidak benar atau hoaks.





