Auman Diduga Induk Macan Tutul Resahkan Warga Cibinong Cianjur
CIANJUR.CO - Suara auman yang diduga berasal dari macan tutul dewasa membuat warga Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, merasa resah. Suara tersebut dilaporkan terdengar di beberapa lokasi berbeda di Desa Panyindangan, setelah seekor anak macan tutul ditemukan dalam kondisi sekarat dan kemudian mati.
Camat Cibinong Deden Mulyadi mengatakan laporan mengenai auman itu diterima dari warga. Seperti diberitakan detikJabar, suara tersebut muncul beberapa hari setelah penemuan anak macan tutul. Warga menyampaikan bahwa mereka mendengar auman, sementara asal suara itu belum dipastikan secara langsung.
“Betul setelah penemuan anak macan tutul yang sekarat dan akhirnya mati, warga melaporkan jika mendengar suara auman,” ujar Deden, Jumat (30/10/2026). Ia menduga suara itu berasal dari macan tutul dewasa dan kemungkinan berkaitan dengan anak yang ditemukan sebelumnya.
Baca juga: BULOG Cianjur Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP
“Diduga itu induk dari anak macan yang ditemukan beberapa hari lalu. Kemungkinan mencari anaknya,” kata Deden. Pernyataan tersebut merupakan dugaan camat berdasarkan waktu kemunculan laporan auman dan penemuan anak macan tutul, bukan kepastian mengenai identitas hewan yang bersuara.
Menanggapi laporan warga, Deden menyebut masyarakat telah diminta meningkatkan kewaspadaan. Imbauan itu berlaku ketika warga beraktivitas di luar rumah maupun saat berada di dalam rumah. Warga diminta berhati-hati karena dikhawatirkan macan tutul dewasa dapat masuk ke permukiman dan menyerang warga.
Baca juga: Auman Macan Tutul Resahkan Warga Cibinong Usai Anakannya Mati
Selain menjaga diri, warga diminta mengamankan hewan ternak dan tidak membiarkannya berkeliaran. Deden juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan macan tutul dewasa. Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan auman yang terdengar di beberapa lokasi di Desa Panyindangan.
Penemuan anak macan tutul yang mendahului laporan suara itu sempat menghebohkan warga Cibinong. Hewan yang diduga anak macan tutul tersebut ditemukan dalam keadaan sekarat, tetapi akhirnya tidak dapat bertahan hidup. Peristiwa itu menjadi latar bagi kekhawatiran warga ketika kemudian terdengar auman yang diduga berasal dari macan tutul dewasa.
Baca juga: Kadin Tekankan Uji Tuntas HAM untuk Perkuat Daya Saing Usaha
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang warga yang mengendarai sepeda motor membawa seekor hewan di dalam kain. Saat kain dibuka, tampak hewan berukuran besar. Sejumlah warga yang berada di lokasi menyebut hewan yang lemas dan basah itu diduga anak macan tutul. Hewan tersebut kemudian diketahui mati.
Dengan demikian, rangkaian informasi yang disampaikan mencakup penemuan anak macan tutul, kematian hewan itu, lalu laporan mengenai auman di sejumlah titik. Hingga keterangan Deden disampaikan, suara tersebut masih disebut sebagai dugaan berasal dari macan tutul dewasa. Pemerintah kecamatan mengingatkan warga untuk waspada, menjaga ternak, dan melaporkan tanda-tanda keberadaan hewan tersebut.