UPDATE

Anthropic Buka Tiga Fitur Pelacakan Biaya dan Penggunaan Claude Enterprise

29/10/2026 01:37

CIANJUR.CO - Perusahaan yang mengeluarkan biaya besar untuk mengadopsi kecerdasan buatan mulai melihat potensi imbal hasil atau ROI dari investasi tersebut. Namun, banyak bisnis masih membutuhkan gambaran lebih jelas untuk menilai apakah pengeluaran AI sepadan dengan peningkatan produktivitas yang diperoleh. Menjawab kebutuhan itu, Anthropic menyediakan tiga fitur pemantauan bagi pelanggan Claude Enterprise.

Berdasarkan laporan ZDNET AI, tiga fitur tersebut adalah smart reports, pooled budgets, dan survei dalam aplikasi. Ketiganya telah dirilis dalam versi beta pada September dan kini tersedia secara umum untuk paket Claude Enterprise. Anthropic menghadirkannya agar klien perusahaan memperoleh visibilitas lebih besar mengenai pemakaian Claude serta pengeluaran yang terkait.

Smart reports menyajikan tugas-tugas yang digunakan karyawan untuk Claude, seberapa sering tugas itu dijalankan, serta biaya penggunaannya. Laporan ini juga mencatat bagian ketika sesi penggunaan menghadapi hambatan. Menurut Anthropic, informasi tersebut dapat membantu perusahaan melihat tugas yang dilakukan secara konsisten dan berpotensi disusun menjadi alur kerja rutin.

Fitur laporan pintar itu tidak aktif secara bawaan. Perusahaan perlu mengaktifkannya jika ingin memanfaatkan pemantauan tersebut. Anthropic juga memberikan batasan tegas mengenai tujuan penggunaannya. Dalam dokumentasinya, perusahaan menyatakan smart reports “tidak dirancang dan tidak boleh digunakan untuk mengevaluasi kinerja individu atau mengambil keputusan ketenagakerjaan.”

Baca juga: Google Buka Platform Connected Apps untuk Gemini dan Search

Peringatan tersebut menjadi relevan di tengah dampak AI terhadap bidang sumber daya manusia. Data yang menampilkan aktivitas pengguna tidak dimaksudkan sebagai alat untuk menilai kinerja seorang karyawan atau menentukan keputusan terkait pekerjaan. Dengan demikian, fungsi yang dijelaskan Anthropic berpusat pada pemahaman pola penggunaan dan peluang pembentukan alur kerja, bukan evaluasi personal.

Fitur kedua, pooled budgets, memungkinkan administrator menetapkan batas pengeluaran bulanan untuk suatu kelompok di dalam organisasi. Batas kelompok ini berlaku di samping limit bulanan yang ditetapkan bagi setiap kursi atau seat. Administrator dapat menentukan batas individual maupun kelompok dengan mempertimbangkan data pengeluaran pada bulan-bulan sebelumnya.

Pengaturan anggaran bersama itu ditujukan untuk mengelola penggunaan secara lebih seimbang. Anthropic menggambarkan situasi ketika seorang pengguna yang sangat aktif bisa terhambat oleh batas anggaran pribadinya, sementara pengguna lain tidak menghabiskan alokasi yang tersedia. Pooled budgets memberi kelompok batas pengeluaran tambahan di atas limit per orang, sehingga pengaturan anggaran dapat mempertimbangkan pola pemakaian bersama.

Baca juga: Chrome Perluas Autofill AI, Bisa Ambil Informasi dari Gmail

Seorang pengguna dapat masuk ke beberapa pooled budgets sekaligus. Jika terdapat beberapa anggaran kelompok yang berlaku, administrator dapat mengurutkannya berdasarkan prioritas. Keterangan ini memberi perusahaan pilihan untuk mengatur batas pengeluaran pada tingkat pengguna dan kelompok, dengan acuan data pengeluaran bulanan sebelumnya.

Besarnya biaya Claude Enterprise juga menjadi bagian dari pertimbangan investasi AI. Paket tersebut dikenai biaya 20 dolar AS per seat per bulan, di luar tarif token API. Sebagai pembanding, Claude Teams juga mengenakan biaya 20 dolar AS per seat, tetapi dibatasi hingga 150 pengguna dan sudah mencakup token. Artinya, pemakaian token pada Teams tidak ditagihkan secara terpisah, sehingga paket itu lebih mudah dijangkau tim yang lebih kecil.

Menurut laporan ZDNET AI, ketika perusahaan telah memilih pengeluaran AI pada tingkat enterprise, mereka kemungkinan memiliki kemampuan untuk membayar layanan tersebut. Namun, nilai investasi yang lebih besar juga membuat kepentingan untuk memastikan hasil belanja itu semakin tinggi. Ketersediaan umum fitur-fitur pemantauan dapat menghadirkan informasi yang dibutuhkan pelanggan besar, termasuk perusahaan yang mulai gelisah mengenai investasi mereka, agar dapat menilai penggunaan layanan secara lebih terperinci.

Baca juga: Opera Siapkan AI Lokal di Browser, Data Pengguna Tetap di Perangkat

Anthropic selama ini menjadi pemimpin pasar AI untuk perusahaan, tetapi OpenAI berhasil mengejar dalam beberapa bulan terakhir. Kedua perusahaan kini mengarahkan perhatian pada penawaran saham perdana atau IPO. Data baru dari Ramp yang dikutip dalam laporan tersebut menunjukkan pengeluaran untuk Anthropic mencapai puncak pada Juli, lalu berada sedikit lebih rendah pada Oktober hingga saat data itu disampaikan.

Perusahaan beroperasi di tengah pasar yang bergejolak dan menghadapi kemungkinan terbentuknya gelembung. Dalam situasi itu, Anthropic perlu menjaga pertumbuhan pelanggan tetap tinggi. Perusahaan telah mengajukan IPO yang telah lama dinantikan pada Senin. Dalam prospektusnya, Anthropic memperingatkan bahwa jika pasar bagi model, platform, dan aplikasinya berkembang lebih lambat daripada perkiraan atau mengalami penurunan, pertumbuhan dapat melambat atau terhenti, dan bisnis, kondisi keuangan, serta hasil operasinya dapat terdampak buruk.