CIANJUR.CO – Sapi ras Madura dengan enam kaki asal Boyolali, Jawa Tengah, meraih juara pertama kelas sapi unik dalam Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026. Kontes tersebut berlangsung di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Capaian itu menempatkan sapi milik Femas Candra sebagai pemenang pada kategori yang memang menilai keunikan sapi.
Seperti diberitakan ANTARA Jabar, Femas menyampaikan kabar kemenangan tersebut di Cibinong pada Minggu. Ia menjelaskan, sapi itu dikategorikan unik lantaran memiliki enam kaki dan berasal dari ras Madura. “Alhamdulillah mendapat juara satu di kelas sapi unik di APPSI Piala Presiden,” kata Femas. Ia juga menegaskan ciri yang menjadi dasar pengelompokan sapi tersebut adalah jumlah kakinya.
Baca juga: GPS Bantu Polres Cirebon Kota Temukan Motor Curian di Indramayu
Untuk mengikuti perlombaan, Femas membawa sapi itu dari Boyolali ke lokasi kontes di Kabupaten Bogor. Kehadiran sapi tersebut menjadikan karakteristik fisik yang tidak biasa sebagai bagian dari persaingan di kelas unik, sekaligus memperlihatkan jenis peserta yang ditampilkan dalam ajang tersebut. Menurut Femas, keikutsertaan itu juga menjadi kesempatan memperkenalkan sapi berkaki enam kepada masyarakat.
Sapi milik Femas merupakan salah satu peserta dalam kelas unik, bukan satu-satunya jenis sapi yang tampil dalam kontes. Penyelenggara juga mempertandingkan sejumlah kategori lain untuk menampilkan beragam jenis sapi yang dibawa peternak dari berbagai daerah. Dengan demikian, kontes tersebut tidak hanya menghadirkan sapi dengan karakter khusus, tetapi juga memberi ruang bagi peserta dalam kategori berbeda.
Baca juga: HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Hadirkan 25 Kegiatan untuk Warga
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 mempertemukan peternak dan penggemar sapi dari sejumlah wilayah. Peserta datang antara lain dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Kalimantan. Keberagaman asal peserta itu membuat Gelora Pakansari menjadi tempat berkumpulnya pelaku dan penggemar sapi dari berbagai daerah dalam rangkaian kegiatan yang sama.
Penyelenggaraan di Lapangan Panahan Gelora Pakansari disebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku peternakan serta menyediakan ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman. Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya memperluas jejaring antarpelaku peternakan. Pemerintah daerah juga memandang kontes itu sebagai sarana untuk mengenalkan potensi peternakan dari berbagai daerah.
Baca juga: BPBD Ciamis Tetap Salurkan Air Bersih Setelah Status Siaga Berakhir
Di tengah sejumlah kategori yang dipertandingkan, kemenangan sapi ras Madura berkaki enam menjadi hasil utama pada kelas sapi unik. Femas membawa sapi itu dari Boyolali agar dapat mengikuti kontes di Bogor, sementara karakter enam kakinya menjadi alasan sapi tersebut masuk kategori unik. Ajang ini sekaligus mempertemukan peserta dari sejumlah wilayah dan menghadirkan kesempatan pertukaran pengalaman bagi pelaku peternakan.





