CIANJUR.CO – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menyiapkan 25 kegiatan untuk memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya. Rangkaian tersebut dirancang dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain pelaku ekonomi kreatif dan budaya. Pemerintah kota menyebut kegiatan itu tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan, tetapi juga agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan tujuan tersebut saat peluncuran rangkaian hari jadi di kawasan Simpang Lima, Tasikmalaya, Minggu. Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Viman mengatakan pemerintah ingin warga memperoleh manfaat dari beragam agenda, mulai dari layanan kesehatan sampai ruang untuk berkarya dan kebersamaan.
“Kami ingin warga merasakan langsung manfaatnya, mulai dari layanan kesehatan, ruang untuk berkarya, hingga kebersamaan,” kata Viman. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa peringatan seperempat abad kota diarahkan untuk menghadirkan kegiatan yang melibatkan warga sekaligus menyediakan bentuk layanan dan ruang aktivitas. Ketiga hal tersebut disebutnya sebagai bagian dari manfaat yang ingin dirasakan masyarakat.
Baca juga: BPBD Ciamis Tetap Salurkan Air Bersih Setelah Status Siaga Berakhir
Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tahun ini mengusung tema “Langkah Santun Jiwa Tangguh”. Viman menuturkan tema itu menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan Kota Tasikmalaya selama 25 tahun. Pada saat yang sama, tema tersebut dimaksudkan untuk memperkuat semangat membangun kota yang selalu ada, nyaman, tulus, unggul, dan berjiwa tangguh.
Peluncuran di Simpang Lima menjadi awal rangkaian kegiatan yang mengajak masyarakat merayakan perjalanan 25 tahun Kota Tasikmalaya bersama-sama. Ajakan itu juga berkaitan dengan upaya menjaga identitas dan budaya daerah. Viman menyampaikan bahwa masyarakat diajak melangkah bersama menuju kota yang semakin nyaman, unggul, dan tangguh, sejalan dengan semangat yang dibawa dalam tema peringatan tahun ini.
Menurut Viman, perayaan tersebut diupayakan tidak berhenti sebagai kemeriahan seremonial. Pemerintah kota ingin menghadirkan kehadiran negara yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Karena itu, agenda peringatan mencakup berbagai bidang, bukan hanya kegiatan yang berkaitan dengan seni dan hiburan. “Itulah makna Langkah Santun Jiwa Tangguh bagi kita semua,” ujarnya.
Baca juga: Terpisah 35 Tahun, Pemkab Cirebon Siap Fasilitasi Kepulangan Jaeni dari Arab Saudi
Di antara agenda yang disebutkan terdapat Tasikmalaya Oktober Festival, olahraga, seni dan budaya, serta kegiatan kesehatan dan bakti sosial. Rangkaian itu juga meliputi pelayanan masyarakat, perdagangan dan ekonomi kreatif, ekonomi dan ketenagakerjaan, edukasi dan inovasi, lingkungan hidup dan kebersihan, serta aneka lomba. Bidang-bidang tersebut menunjukkan luasnya cakupan 25 kegiatan yang disiapkan untuk memperingati hari jadi kota.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tasikmalaya berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Viman menyebut Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Kementerian Kesehatan sebagai pihak yang terlibat dalam kolaborasi. Kemitraan itu hadir berdampingan dengan keterlibatan pelaku ekonomi kreatif, budaya, dan pihak lain dalam rangkaian kegiatan.
Baca juga: Dua Gudang Bahan Kimia di Cirebon Terbakar, Api Disertai Ledakan
Viman menjelaskan salah satu tujuan kolaborasi dengan Kementerian Ekraf adalah mendorong Indonesia memiliki city branding atau kekhasan sendiri. “Kolaborasi dengan Kementerian Ekraf salah satu tujuan ingin Indonesia itu punya ‘city branding’, punya kekhasan sendiri,” katanya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks kerja sama untuk rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Kegiatan peringatan itu juga mendapat dukungan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala. Dukungan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan yang disebut sejalan dengan visi dan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dengan demikian, agenda yang disiapkan Pemkot Tasikmalaya mencakup kegiatan warga, pelayanan, ekonomi, budaya, edukasi, serta lingkungan dalam perayaan 25 tahun kota.





