CIANJUR.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menambah kapasitas pelayanan kesehatan dengan membangun sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD). Pembangunan itu ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, seiring besarnya kebutuhan pelayanan di kabupaten tersebut.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan penguatan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan warga. Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, ia menyampaikan hal tersebut di Bandung, Senin.
Dadang menyebut angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bandung saat ini mencapai 75,70 tahun. Ia menegaskan capaian itu bukan angka tanpa dasar, melainkan berkaitan dengan indikator kesehatan yang terus diperbaiki, termasuk melalui pembangunan rumah sakit. “Ini bukan angka asal-asalan,” ujarnya.
Baca juga: Temuan Dua Juta Butir OKT Jadi Alarm, DPRD Dorong BNN Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung telah memiliki sejumlah RSUD baru yang dibangun untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, pembangunan RSUD Cimenyan masih berlangsung sebagai bagian dari penambahan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Dengan demikian, penguatan kapasitas mencakup rumah sakit yang telah tersedia maupun fasilitas yang masih dalam proses pembangunan.
Perluasan layanan juga berkaitan dengan jumlah penduduk Kabupaten Bandung yang sekitar 3,79 juta jiwa. Pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan tempat tidur rumah sakit mencapai sekitar 3.700 unit. Dadang menghubungkan kebutuhan kapasitas itu dengan jumlah warga. “Kalau jumlah penduduk kita 3,79 juta jiwa, kita membutuhkan sekitar 3.700 tempat tidur,” katanya.
Baca juga: Polres Cianjur Ungkap TPPO terhadap Tiga Siswi SMA, Dua Pelaku Ditangkap
Saat ini, pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung didukung 62 puskesmas dan sembilan rumah sakit yang tersebar di sejumlah wilayah. Jumlah fasilitas tersebut menjadi bagian dari jaringan layanan yang tersedia bagi warga, sedangkan pembangunan RSUD baru dan RSUD Cimenyan diarahkan untuk menambah kapasitas pelayanan.
Dadang meminta seluruh rumah sakit terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kapasitas tempat tidur. Menurut dia, kedua hal itu diperlukan agar kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat terpenuhi secara optimal. Penambahan daya tampung rumah sakit menjadi perhatian bersamaan dengan upaya memperbaiki mutu layanan.
Baca juga: Ditjenpas Jabar Tindak Pegawai yang Diduga Terlibat Pesta Sabu di Rutan Depok
Ia juga menekankan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tidak cukup hanya dengan menambah bangunan. Peningkatan kualitas pelayanan dan pemerataan akses perlu berjalan seiring agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin mudah dan memadai. Karena itu, penguatan fasilitas perlu disertai perhatian terhadap cara layanan diberikan dan jangkauannya bagi warga.
Pemkab Bandung menyatakan akan terus memperkuat fasilitas dan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks itu, angka harapan hidup sebesar 75,70 tahun menjadi salah satu capaian kesehatan yang disebut Dadang, sementara pembangunan rumah sakit termasuk langkah yang ditempuh untuk memperbaiki indikator kesehatan dan memenuhi kebutuhan layanan penduduk.





