UPDATE

Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

08/10/2026 12:00

CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menggelar kegiatan Rembug Warga bersama masyarakat Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, pada Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah daerah dan warga di tingkat desa, dengan tujuan menyerap aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang mereka hadapi.

Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, kegiatan itu juga diisi dengan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah dan santunan bagi anak yatim. Selain bantuan tersebut, pemerintah menghadirkan program “Nyaah Ka Indung” sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para ibu.

Rangkaian kegiatan itu berlangsung dalam agenda yang memberi ruang bagi pemerintah untuk mendengar masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan. Rembug Warga tidak hanya menjadi tempat warga menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan, tetapi juga forum untuk membahas persoalan yang dirasakan di lingkungan mereka. Sementara itu, bantuan perlengkapan sekolah, santunan bagi anak yatim, dan program bagi para ibu merupakan bagian lain dari kegiatan di Sukanagara.

Baca juga: Pemkab Cianjur Pasang Pembatas Beton untuk Cegah PKL Kembali Berjualan di Puncak

Dalam kesempatan itu, Wahyu Ferdian menegaskan bahwa pemerintah perlu hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk sampai ke tingkat desa. Kedekatan tersebut, menurutnya, memungkinkan pemerintah mendengar langsung kebutuhan maupun persoalan warga, bukan hanya menerima aspirasi dari jarak jauh.

“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat,” ujar Wahyu. Ia menjelaskan, melalui Rembug Warga, pemerintah dan masyarakat dapat mencari solusi bersama agar pembangunan serta pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Baca juga: ESDM Jabar Temukan 49 Tambang Galian C Ilegal di Cianjur

Pernyataan tersebut menempatkan dialog sebagai bagian dari upaya menghubungkan persoalan yang disampaikan masyarakat dengan arah pembangunan dan pelayanan. Warga memperoleh ruang untuk menyampaikan kebutuhan, sementara pemerintah daerah dapat menjadikan aspirasi itu sebagai bahan dalam menentukan langkah pembangunan. Namun, sumber tidak merinci aspirasi atau persoalan khusus yang disampaikan warga Desa Sukanagara dalam pertemuan tersebut.

Pemkab Cianjur menyebut Rembug Warga sebagai bagian dari dorongan terhadap pola pembangunan yang partisipatif. Dalam pola itu, aspirasi masyarakat menjadi unsur penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Pelaksanaan kegiatan hingga ke desa juga sejalan dengan penegasan bupati mengenai kehadiran pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat.

Baca juga: Produksi Padi Cianjur Capai 765.465 Ton hingga Agustus 2026

Dengan demikian, agenda di Desa Sukanagara memadukan dialog langsung, penyerapan kebutuhan dan persoalan warga, serta penyaluran bantuan. Pemerintah daerah menyatakan aspirasi masyarakat akan menjadi bagian penting dalam proses menentukan pembangunan, sementara tujuan yang disampaikan bupati adalah agar manfaat pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan masyarakat.