Polres Cianjur Gencarkan Razia, Dua Pemuda Bawa 700 Butir Obat Diamankan

11/10/2026 18:23

CIANJUR.CO - Polres Cianjur, Jawa Barat, menggiatkan patroli dan razia di sejumlah jalur protokol untuk menekan penyakit masyarakat sekaligus peredaran obat terlarang. Upaya tersebut dilakukan di tengah pengungkapan dua pemuda yang kedapatan membawa sekitar 700 butir obat. Keduanya disebut hendak mengedarkan obat itu ke sejumlah wilayah di Cianjur bagian selatan.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, dua pemuda berinisial R, 21 tahun, dan S, 24 tahun, diamankan ketika petugas menggelar razia di jalur selatan Cianjur. Kasatlantas Polres Cianjur AKP Didit Permadi mengatakan, awalnya petugas menghentikan sepeda motor yang dikendarai keduanya karena kendaraan itu tidak menggunakan pelat nomor dan pengendaranya tidak memakai helm.

Menurut Didit, setelah kendaraan dihentikan, petugas meminta keterangan kepada kedua pemuda tersebut. Dalam proses itu, gerak-gerik mereka dinilai mencurigakan sehingga polisi melanjutkan pemeriksaan. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap keduanya, tetapi juga terhadap barang bawaan yang dibawa dalam perjalanan.

Baca juga: Monumen Titik Nol Kurang Terawat, Pemekaran Cianjur Selatan Belum Jelas

Petugas kemudian menemukan sekitar 700 butir obat terlarang di dalam tas. Temuan tersebut memperluas pemeriksaan yang semula bermula dari pelanggaran saat berkendara. Dalam keterangannya, Didit menyebut kedua pemuda itu mengaku akan membawa obat tersebut untuk diedarkan ke sejumlah wilayah di bagian selatan Cianjur.

“Kedua pemuda itu diberhentikan karena tidak menggunakan helm dan plat nomor saat mengendarai sepeda motor di jalur selatan Cianjur,” kata Didit. Ia menjelaskan, saat diminta keterangan, keduanya memperlihatkan gelagat mencurigakan. Kondisi itu menjadi alasan petugas memeriksa barang bawaan mereka hingga menemukan obat dalam jumlah ratusan butir.

Setelah pemeriksaan awal dan keterangan dari R serta S, penanganan perkara dilimpahkan kepada Satnarkoba Polres Cianjur. Didit mengatakan kedua pemuda tersebut langsung diserahkan kepada satuan itu untuk pengembangan kasus. Dengan pelimpahan tersebut, pemeriksaan selanjutnya terkait temuan obat dan dugaan rencana peredarannya ditangani Satnarkoba.

Baca juga: Desa Neglasari Cianjur Masih Mengontrak Rumah Warga untuk Kantor

Didit juga menyampaikan bahwa patroli serta razia akan terus dilaksanakan di sejumlah titik secara acak. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung dari pagi hingga malam. Ia menyebut langkah itu dilakukan untuk menekan berbagai penyakit masyarakat, sementara penangkapan dua pemuda dengan ratusan butir obat menjadi salah satu perkara yang ditangani setelah razia.

Kasatnarkoba Polres Cianjur AKP Iwan Hendi mengatakan pihaknya langsung melakukan pendalaman atas obat yang dibawa kedua pemuda itu. Dalam pemeriksaan, R dan S sempat memperlihatkan resep obat dari salah satu apotek di Cianjur. Polisi akan menelusuri keterangan tersebut, termasuk memastikan apakah resep yang ditunjukkan benar-benar asli atau hanya digunakan sebagai modus.

Baca juga: Pemkab Cianjur Pasang Pembatas Beton untuk Cegah PKL Kembali Berjualan di Puncak

“Kami akan mengembangkan kasusnya guna memastikan apakah resep obat itu asli atau sebatas modus,” kata Iwan. Ia juga menyatakan pengembangan dilakukan untuk mengungkap pemasok yang selama ini mengirim obat kepada kedua pelaku. Dengan demikian, pendalaman perkara mencakup asal obat, keterangan mengenai resep, serta pihak yang diduga memasoknya.

Iwan meminta masyarakat turut membantu polisi dengan melaporkan hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. Ia mengatakan setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti petugas. Imbauan itu disampaikan saat kepolisian mendalami temuan obat dan Polres Cianjur menyatakan akan melanjutkan patroli serta razia secara acak di sejumlah titik.