• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Tatapakan Jati Kuningan Jangkau 92 Kelompok untuk Produktifkan Pekarangan

by
October 2, 2026
in Berita
0
Tatapakan Jati Kuningan Jangkau 92 Kelompok untuk Produktifkan Pekarangan

Warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman stroberi di Kuningan, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memperluas pemanfaatan pekarangan melalui program Tatapakan Jati pada 2026. Program tersebut menjangkau 92 kelompok di 92 lokasi, dengan sasaran mengoptimalkan tanah di sekitar rumah sebagai ruang produksi pangan keluarga.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah menjelaskan Tatapakan Jati merupakan pengembangan gerakan Taman Masagi yang telah berjalan selama dua tahun. Jika kegiatan sebelumnya berfokus pada halaman rumah, program baru ini memperluas perhatian ke seluruh bagian pekarangan yang masih dapat dimanfaatkan.

Wahyu mengatakan perubahan cakupan itu ditujukan agar ruang yang tersedia di lingkungan rumah dapat menghasilkan pangan. “Taman Masagi kami mulai dari halaman rumah, sekarang kita perluas menjadi Tatapakan Jati,” ujarnya di Kuningan, Kamis. Ia menjelaskan bahwa lahan yang dioptimalkan tidak hanya halaman, tetapi juga tanah pekarangan lain yang masih memungkinkan untuk ditanami.

Baca juga: Disbudpar Cirebon Telusuri Sejarah dan Tradisi Situs Buyut Kiwot

Nama Tatapakan Jati merupakan akronim dari Tanam Tanah Pekarangan, Jaga dan Tekan Inflasi. Program ini diarahkan untuk memperluas ruang produksi pangan hingga tingkat keluarga. Jenis pemanfaatannya tidak diseragamkan, melainkan dapat mengikuti kondisi masing-masing wilayah, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, tanaman obat, hingga komoditas lainnya.

Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, Diskatan Kuningan menyalurkan benih dan sarana produksi pertanian kepada kelompok penerima manfaat Tahun Anggaran 2026. Sebelum menerima dukungan tersebut, kelompok terlebih dahulu menjalani identifikasi dan verifikasi. Setelah itu, mereka juga memperoleh pendampingan dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Wahyu menekankan bahwa kegiatan ketahanan pangan dapat dimulai dari ruang yang dimiliki keluarga, tanpa harus menunggu tersedianya lahan luas. Menurut dia, pekarangan di sekitar rumah bisa dikelola secara produktif. Namun, bantuan yang disalurkan merupakan langkah awal, sedangkan hasil program tetap bergantung pada cara kelompok penerima memanfaatkan dan mengelola pekarangannya.

Baca juga: Lanal Cirebon Ungkap Pengiriman 75.435 Benih Lobster di Tol Cipali

Karena itu, keberhasilan program tidak dinilai dari banyaknya bantuan yang diberikan. Wahyu menyebut ukuran yang diperhatikan meliputi produktivitas pekarangan, tanaman yang menghasilkan, serta pemanfaatan pangan oleh keluarga. Perubahan perilaku dan kontribusi kegiatan terhadap ketahanan pangan maupun pengendalian inflasi juga menjadi bagian dari ukuran keberhasilan yang ia sampaikan.

Untuk menjaga keberlanjutan kegiatan, penyuluh pertanian memberikan pendampingan teknis kepada kelompok. Sementara itu, Diskatan melakukan pemantauan dan evaluasi atas perkembangan program di setiap lokasi. Pendampingan dan pemantauan tersebut menyertai dukungan sarana produksi, agar pelaksanaan penanaman serta pemeliharaan dapat terus diperhatikan.

Baca juga: Dinkes Kuningan Perkuat Surveilans Ispa, RSUD 45 Tambah Tempat Tidur

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan Ela Helayati mengatakan Kelompok Wanita Tani (KWT) berperan menggerakkan pemanfaatan pekarangan karena berhubungan langsung dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Hasil kegiatan, kata dia, dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Ela menyebut pekarangan sederhana dapat ditanami cabai, tomat, sayuran, tanaman obat, maupun komoditas lain sesuai kondisi setempat. Dengan demikian, pilihan tanaman dalam kegiatan dapat menyesuaikan keadaan lingkungan, sementara hasilnya diarahkan untuk dimanfaatkan keluarga. Pelaksanaan Tatapakan Jati pada 2026 melibatkan 92 kelompok di 92 lokasi dengan dukungan benih, sarana produksi, pendampingan teknis, serta pemantauan Diskatan.

Tags: Kabupaten KuninganKelompok Wanita Taniketahanan panganPekaranganTatapakan Jati
Previous Post

Disbudpar Cirebon Telusuri Sejarah dan Tradisi Situs Buyut Kiwot

Next Post

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031

Next Post
Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031

October 2, 2026
Tatapakan Jati Kuningan Jangkau 92 Kelompok untuk Produktifkan Pekarangan

Tatapakan Jati Kuningan Jangkau 92 Kelompok untuk Produktifkan Pekarangan

October 2, 2026
Disbudpar Cirebon Telusuri Sejarah dan Tradisi Situs Buyut Kiwot

Disbudpar Cirebon Telusuri Sejarah dan Tradisi Situs Buyut Kiwot

October 1, 2026
Lanal Cirebon Ungkap Pengiriman 75.435 Benih Lobster di Tol Cipali

Lanal Cirebon Ungkap Pengiriman 75.435 Benih Lobster di Tol Cipali

October 1, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co

Web Developer Cianjur Web Developer Cianjur