• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

by
October 6, 2026
in Berita
0
Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

Wisatawan TWA Gunung Papandayan dibatasi sampai Pos 4 atau 5. Jalur kawah dan area atas belum dibuka setelah fenomena Blue Fire.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih dibatasi setelah muncul fenomena Blue Fire di kawasan kawah. Pengunjung belum diperbolehkan mendaki menuju bagian atas dan hanya dapat beraktivitas sampai zona yang dinyatakan aman, yakni area bawah dekat gerbang dan parkir.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika mengatakan jalur pendakian menuju atas belum dibuka. Pemerintah daerah masih menunggu arahan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait akses wisatawan.

Beni menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Garut, Selasa. Ia menjelaskan, pembatasan diberlakukan setelah fenomena alam Blue Fire terlihat di kawasan kawah Gunung Papandayan sekitar dua pekan sebelumnya. Dampaknya, wisatawan tidak diperkenankan melakukan pendakian melalui jalur tersebut ataupun mendekati kawah.

Baca juga: Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan Sekitar 1.400 Guru SD dan SMP

Area yang masih dapat dikunjungi berada di bawah gerbang, pada titik yang direkomendasikan sebagai zona aman. Dengan demikian, kunjungan tetap berlangsung, tetapi ruang gerak pengunjung tidak mencakup jalur yang biasanya dapat ditempuh hingga bagian lebih tinggi. Beni menyebut batas kunjungan saat ini berada di sekitar Pos 4 dan Pos 5.

Perubahan itu berbeda dari kondisi kunjungan yang biasanya memungkinkan wisatawan mencapai Pos 7, Pos 8, atau titik lebih atas. Untuk sementara, pengunjung hanya diperbolehkan sampai area bawah tersebut. Beni menegaskan bahwa pembatasan bukan berarti seluruh kegiatan wisata dihentikan, melainkan pendakian ke atas dan akses mendekati kawah belum diizinkan.

Di sisi lain, Beni menilai Blue Fire berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke TWA Gunung Papandayan. Namun, kemungkinan pemanfaatan fenomena itu sebagai daya tarik wisata tetap harus mempertimbangkan keamanan dan keselamatan pengunjung. Disparbud, menurut dia, sedang mengukur apakah fenomena tersebut tidak menimbulkan dampak yang membahayakan, termasuk kemungkinan pengaturan jarak tertentu.

Baca juga: Sarimukti Siapkan Strategi Persampahan hingga Legok Nangka Beroperasi

“Kita juga nanti sedang mengukur kalau misalkan itu tidak berefek membahayakan bagi pengunjung,” kata Beni. Ia menyebut peluang menjadikan fenomena tersebut sebagai daya tarik wisata masih dikaji, bukan keputusan yang sudah diterapkan. Sementara kajian berlangsung, batas aman dan ketentuan kunjungan yang berlaku tetap menjadi acuan bagi wisatawan.

Disparbud Kabupaten Garut juga masih berkoordinasi dengan pengelola wisata serta Badan Geologi mengenai batasan kunjungan. Hingga keterangan disampaikan, Beni mengaku belum menerima data tentang pengaruh fenomena Blue Fire terhadap jumlah wisatawan. Pihaknya masih menunggu laporan dari pengelola TWA Gunung Papandayan, sehingga belum ada angka kunjungan yang dapat disampaikan.

Baca juga: Pemkab Cianjur Pastikan Tiga Siswi Korban TPPO Tetap Sekolah

Manager Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, membenarkan bahwa pembatasan masih berlaku. Wisatawan belum boleh mendaki atau melewati jalur kawah dan hanya dapat berada di bagian bawah. Ia menambahkan, kegiatan mendaki dan berkemah di area atas, termasuk di Salada dan Gober Hood, belum diperbolehkan sesuai surat edaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Dengan pembatasan tersebut, akses wisatawan tetap terbuka hanya sampai titik yang diizinkan, sementara jalur menuju kawah dan lokasi lebih tinggi belum dapat digunakan. Beni menyatakan keputusan terkait kemungkinan perubahan batas kunjungan masih menunggu arahan BMKG dan koordinasi dengan pihak terkait. Pengelola juga menjadi sumber laporan yang ditunggu Disparbud untuk mengetahui perkembangan angka kunjungan.

Tags: Blue FireDisparbud Kabupaten GarutGunung PapandayanTWA Gunung Papandayan
Previous Post

Mistral Large 4 Hadir dengan Satu Triliun Parameter

Next Post

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Next Post
Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

October 6, 2026
Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

October 6, 2026
Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan Sekitar 1.400 Guru SD dan SMP

Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan Sekitar 1.400 Guru SD dan SMP

October 6, 2026
Sarimukti Siapkan Strategi Persampahan hingga Legok Nangka Beroperasi

Sarimukti Siapkan Strategi Persampahan hingga Legok Nangka Beroperasi

October 6, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co