UPDATE

Polisi Pastikan Jasad dalam Karung di Cianjur Anak Perempuan

15/10/2026 09:33

CIANJUR.CO - Polisi memastikan jasad yang ditemukan terbungkus karung di Desa Cibaregbeg, Kabupaten Cianjur, merupakan anak perempuan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, korban diperkirakan berusia 10 tahun. Saat ditemukan, kondisi jasad disebut hampir menjadi kerangka. Meski jenis kelamin dan perkiraan usianya telah diketahui, kepolisian belum dapat memastikan identitas korban.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Bagus Panuntun menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut pada Rabu (14/10). “Iya perempuan, usianya diperkirakan 10 tahun,” kata Bagus. Ia menegaskan bahwa identitas anak itu masih belum diketahui. “Untuk identitasnya masih misterius,” ujarnya.

Seperti diberitakan detikJabar, penyebab kematian korban juga belum dipastikan. Polisi akan melakukan autopsi untuk mengetahui apa yang menyebabkan anak tersebut meninggal. Rencana pemeriksaan itu disampaikan Bagus setelah ditemukan dua tali yang menjerat bagian leher jenazah.

Baca juga: Polisi Selidiki Temuan Mayat Perempuan di Tanggeung Cianjur

Bagus mengatakan temuan pada leher tersebut perlu diperiksa lebih lanjut, tetapi belum dapat langsung dipastikan sebagai penyebab kematian. “Ada dua jeratan di leher. Makanya kami akan memastikan melalui autopsi, kematiannya akibat jeratan tersebut atau ada penyebab lain,” kata dia. Dengan demikian, kemungkinan kematian akibat jeratan masih perlu diuji melalui autopsi, dan polisi juga membuka kemungkinan adanya penyebab lain.

Penemuan jasad itu terjadi pada Minggu (11/10) petang. Warga Kampung Wates, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, sebelumnya mencium bau bangkai selama sekitar sepekan terakhir. Bau menyengat tersebut mendorong warga mencari sumbernya. Pencarian itu berujung pada sebuah karung yang kemudian diketahui berisi jasad.

Baca juga: Jabar Hari Ini: Jasad Anak 10 Tahun dalam Karung di Cianjur

Beben (47), warga setempat, menceritakan bahwa jasad baru terlihat setelah karung dibuka. Kondisinya saat itu nyaris hanya menyisakan tulang-belulang. Keterangan warga mengenai keadaan jasad tersebut sejalan dengan informasi bahwa korban ditemukan hampir menjadi kerangka, meski pemeriksaan medis kemudian memastikan korban berjenis kelamin perempuan dan memperkirakan usianya 10 tahun.

Rangkaian informasi yang telah disampaikan dalam kasus ini mencakup lokasi penemuan, keadaan jasad, serta hasil pemeriksaan awal mengenai jenis kelamin dan perkiraan usia. Namun, kedua hal itu belum menjawab siapa korban sebenarnya. Polisi juga belum menyampaikan penyebab kematian karena autopsi masih akan dilakukan untuk menilai apakah dua jeratan di leher berkaitan dengan kematian atau terdapat penyebab lain.

Baca juga: Pemkab Cianjur Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

Jasad ditemukan setelah warga menelusuri bau yang tercium dalam kurun waktu sepekan, sedangkan pemeriksaan kepolisian mengungkap sejumlah ciri korban setelah penemuan. Sampai keterangan Bagus pada Rabu (14/10), identitas anak tersebut tetap misterius. Kepastian mengenai penyebab kematian pun masih menunggu pemeriksaan autopsi yang direncanakan kepolisian.