CIANJUR.CO – Tabrakan beruntun yang melibatkan 15 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu. Kecelakaan itu menyebabkan satu orang terluka, sedangkan tidak ada korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut ditangani petugas di lokasi setelah laporan awal diterima.
Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cipularang Kompol Joko Prihantono mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Joko, yang dikonfirmasi di Bandung pada Rabu, menyebut petugas langsung melakukan penanganan. Ia menyampaikan laporan awal yang diterima, “Informasi awal telah terjadi laka lantas tabrakan beruntun.”
Keterangan Joko tersebut berkaitan dengan informasi awal mengenai jenis kejadian yang dilaporkan. Penjelasan mengenai korban dan dugaan kendaraan pemicu disampaikan Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho. Menurut Enggar, satu orang yang terluka merupakan pengemudi truk traktor yang diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun.
Baca juga: Dinkes Bandung Investigasi Restoran 88 Seoul 23 Paskal Usai 24 Laporan Gangguan Kesehatan
Pengemudi itu mengalami patah kaki. Setelah kejadian, ia dievakuasi ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan. Laporan menyebut hanya satu orang mengalami luka dan tidak ada korban meninggal dunia, tetapi tidak merinci identitas pengemudi maupun rumah sakit tempat korban dirawat.
Berdasarkan laporan petugas, sebelum tabrakan terjadi arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami perlambatan. Dalam kondisi tersebut, truk traktor yang melaju dari belakang menabrak kendaraan di depannya. Benturan awal itu kemudian memicu rangkaian tabrakan yang melibatkan kendaraan lain di jalur tersebut.
Truk traktor yang disebut dalam pemeriksaan awal memiliki nomor polisi B 9773 UEL. Kepolisian menduga kendaraan itu mengalami gangguan fungsi pengereman. Namun, dugaan tersebut belum menjadi kepastian mengenai penyebab kecelakaan. Polisi masih memeriksa kendaraan dan pihak-pihak terkait untuk memastikan penyebabnya, termasuk kondisi sistem pengereman truk.
Baca juga: Pemkot Cimahi Hapus Sanksi Pajak Daerah hingga 28 Desember 2026
Jumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tercatat 15 unit. Jenis kendaraan yang disebut dalam laporan meliputi truk traktor, kendaraan pikap, truk ringan, Toyota Hiace, Honda Brio, Mitsubishi Colt Diesel Box, Chevrolet, Toyota Innova, Suzuki APV, Toyota Calya, Toyota Rush, dan Chery. Daftar itu menggambarkan beragam kendaraan yang masuk dalam rangkaian benturan.
Dampak kecelakaan juga terasa pada arus lalu lintas. Seluruh lajur Tol Cipularang arah Jakarta di sekitar lokasi sempat tertutup, sehingga perjalanan kendaraan di ruas tersebut terhambat. Penutupan lajur berlangsung dalam rangkaian penanganan di lokasi, termasuk pendataan kendaraan serta proses evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat.
Petugas PJR Polda Jawa Barat bersama Unit Laka Polres Purwakarta datang ke lokasi. Mereka melakukan pendataan terhadap pengemudi dan kendaraan, mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas. Dengan demikian, penanganan mencakup pemeriksaan awal atas pihak yang terlibat sekaligus pengaturan lalu lintas di sekitar titik kecelakaan.
Baca juga: Dinkes Bandung Investigasi Restoran 88 Seoul Usai 24 Kasus Dilaporkan
Untuk mendukung proses evakuasi, kendaraan derek dan tim penyelamat turut dikerahkan. Keduanya membantu mempercepat pemindahan kendaraan yang mengalami kerusakan akibat benturan. Sementara itu, pemeriksaan kepolisian terhadap kendaraan dan pihak-pihak terkait masih dilakukan untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab tabrakan beruntun tersebut.
Pemeriksaan terhadap sistem pengereman truk menjadi salah satu bagian yang diperhatikan karena dugaan awal mengarah pada gangguan fungsi pengereman. Meski demikian, kepolisian belum memastikan dugaan itu sebagai penyebab kecelakaan. Rangkaian peristiwa yang diketahui sejauh ini bermula dari perlambatan arus dari Bandung menuju Jakarta, disusul truk traktor B 9773 UEL menabrak kendaraan di depannya.





