Dua Motor Bersenggolan di Soekarno Hatta Bandung, Dua Orang Terluka
CIANJUR.CO - Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 09.50 WIB. Insiden itu berlangsung tepat di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat. Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka berat dan seorang lainnya luka ringan.
Seperti diberitakan detikJabar, kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda yang dikendarai ELL (24), warga Cipayung, Jakarta Timur, dan sepeda motor Yamaha yang dikendarai LL (37), warga Margahayu, Kabupaten Bandung. Kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan melaju searah dari timur menuju barat. Saat melintas di lokasi, keduanya bersenggolan.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, mengonfirmasi tidak ada korban meninggal dunia. Dalam keterangannya, ia menyebut, “korban meninggal dunia nihil, luka berat 1 dan luka ringan 1.” Polisi juga mencatat kerugian materi akibat kecelakaan tersebut sebesar Rp500 ribu.
Baca juga: Lima Bulan Disandera di Somalia, Fiki Mutakin Terus Berdoa Bisa Pulang
Petugas mengevakuasi para korban setelah kejadian ke fasilitas kesehatan terdekat. Fiekry menyatakan ELL dan LL dibawa ke Rumah Sakit Edelweiss Kota Bandung. Berdasarkan keterangan kepolisian, ELL yang mengendarai Honda mengalami luka ringan, sedangkan LL, pengendara Yamaha, mengalami luka berat. Dengan demikian, tingkat luka yang dialami kedua orang tersebut berbeda, meskipun keduanya terlibat dalam senggolan di ruas jalan yang sama.
Penjelasan kepolisian mengenai kronologi menyebut kedua sepeda motor bergerak dalam arah yang sama sebelum insiden. Fiekry mengatakan, “Setiba di TKP berserempetan dengan kendaraan sepeda motor Yamaha yang melaju searah dari arah timur ke barat.” Keterangan itu menempatkan persinggungan kendaraan di titik kejadian, setelah keduanya melaju dari timur menuju barat. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Astanaanyar Bandung Jadi Tujuan Berburu Barang Bekas
Mengenai penyebab, polisi menduga kecelakaan dipicu faktor kelalaian manusia. Dugaan itu disampaikan dengan merujuk hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi. Dari pemeriksaan tersebut, terdapat indikasi pengendara motor Honda kurang berkonsentrasi. Fiekry menjelaskan, “pengendara kendaraan motor Honda kurang konsentrasi sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.” Ia juga menyebut pengendara diduga lalai dalam berkendara.
Fiekry memastikan kedua kendaraan yang terlibat berada dalam kondisi laik jalan. Pernyataan tersebut disampaikan bersama keterangan tentang dugaan kurangnya konsentrasi pengendara Honda, sementara penyebab kecelakaan masih dinyatakan sebagai dugaan kepolisian berdasarkan pemeriksaan dan keterangan saksi. Tidak ada keterangan mengenai kerusakan kendaraan selain nilai kerugian materi yang dicatat sebesar Rp500 ribu.
Baca juga: Fiki Mutakin Berharap Bisa Bekerja Selama Pemulihan Luka Tembak
Penanganan kecelakaan kini dilakukan sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Dalam peristiwa di depan Kantor Disnakertrans Jawa Barat itu, data yang disampaikan kepolisian mencakup dua pengendara, arah perjalanan dari timur ke barat, satu korban luka berat, satu korban luka ringan, serta nihil korban meninggal dunia. Kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit Edelweiss Kota Bandung.