Pendinginan Kebakaran Pasar Andir Garut Tuntas Pukul 07.00 WIB

08/10/2026 21:03

CIANJUR.CO - Kobaran api membakar Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu malam hingga Kamis dini hari. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam upaya penanganan. Setelah pemadaman, tim gabungan meneruskan pekerjaan dengan pendinginan di area yang terbakar. Tahap tersebut berlangsung sampai pukul 07.00 WIB, saat kebakaran dinyatakan selesai.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memimpin langsung operasi pemadaman. Ia menyampaikan bahwa armada dan personel Disdamkar bersama unsur dari instansi lain diturunkan untuk mempercepat penanganan. Jumlah petugas yang dikerahkan mencapai 81 orang, ditambah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.

Usep mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Rabu (7/10) sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah informasi itu diterima, tim yang lokasinya paling dekat dengan pasar langsung bergerak menuju tempat kejadian untuk melakukan pemadaman. Personel lain kemudian menyusul membantu, termasuk dari jajaran TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan unsur lainnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Rancang Sentra Wisata Kuliner di Setiap Kecamatan

Dalam penanganan itu, 10 mobil damkar digunakan untuk memadamkan api. Dukungan tidak hanya berupa armada pemadam, karena mobil suplai air dari sejumlah instansi juga disiapkan. Usep menyebut dukungan suplai air tersebut antara lain berasal dari TNI dan PMI. Selain itu, tiga mobil ambulans disiagakan untuk mengantisipasi jika ada orang yang memerlukan penanganan medis.

Menurut Usep, penanganan masih berlangsung hingga pukul 02.40 WIB. Pada waktu tersebut, operasi belum dinyatakan selesai karena petugas gabungan masih melakukan upaya di lokasi. Setelah pemadaman, mereka melanjutkan pekerjaan dengan tahap pendinginan. Rangkaian waktu itu menunjukkan bahwa penanganan kebakaran berlangsung melewati tengah malam dan berlanjut hingga pagi.

Baca juga: Pemkot Bandung Tegaskan PKL Boleh Berjualan dengan Mematuhi Penataan

Proses pendinginan dilakukan sampai pukul 07.00 WIB. Usep menjelaskan, tahap ini bertujuan memastikan seluruh area yang terbakar sudah tidak menyisakan titik api, sekaligus mencegah kebakaran terjadi kembali. Dengan pemeriksaan dan pendinginan di area terdampak, tim gabungan memastikan kondisi kebakaran sebelum operasi dinyatakan tuntas.

“Kebakaran Pasar Andir dinyatakan selesai setelah dilakukan pendinginan,” kata Usep. Pernyataan itu menandai berakhirnya penanganan setelah petugas menuntaskan tahap pemadaman dan pendinginan. Adapun jumlah kios yang terbakar maupun besaran kerugian materi belum diumumkan, karena keduanya masih dalam penghitungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Garut.

Baca juga: Aktivasi IKD di Cianjur Baru 5,88 Persen, Disdukcapil Perluas Layanan

Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan. Usep menyatakan bahwa asal api masih diteliti. Berdasarkan keterangan saksi yang disampaikan kepadanya, api terlihat berasal dari arah tengah pasar. Informasi tersebut belum menjadi penetapan penyebab kebakaran; penyelidikan mengenai asal api masih berlangsung bersamaan dengan penghitungan jumlah kios terdampak dan kerugian materi oleh Indag Kabupaten Garut.