10 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Pasar Andir Garut
CIANJUR.CO - Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menangani kebakaran di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Api dilaporkan membakar pasar pada Rabu malam, sementara rangkaian penanganan oleh petugas dan tim gabungan berlanjut hingga Kamis pagi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memimpin langsung operasi pemadaman. Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Usep mengatakan seluruh kekuatan armada dan personel Disdamkar bersama instansi lain diturunkan untuk mempercepat penanganan. Sebanyak 81 orang dikerahkan, ditambah anggota forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam).
“Jumlah 81 orang ditambah anggota forkopimcam kecamatan dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Usep. Keterlibatan personel tersebut menjadi bagian dari pengerahan kekuatan gabungan, selain penggunaan armada pemadam dan dukungan dari sejumlah instansi.
Baca juga: Desa Wisata Selamanik Ciamis Masuk Enam Besar Destinasi Edutrip Kemenpar
Usep menuturkan, Disdamkar menerima laporan kebakaran pada Rabu (7/10) sekitar pukul 21.30 WIB. Tim yang lokasinya paling dekat dengan pasar segera meluncur untuk melakukan pemadaman. Setelah itu, tim lain menyusul, termasuk dari jajaran TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan unsur lainnya.
Selain 10 mobil damkar, sejumlah instansi menyiapkan mobil suplai air untuk mendukung upaya pemadaman. Kendaraan suplai tersebut antara lain berasal dari TNI dan PMI. Tiga mobil ambulans juga disiagakan sebagai antisipasi apabila ada orang yang membutuhkan penanganan medis. Sumber berita tidak menyebutkan adanya orang yang memerlukan layanan ambulans tersebut.
Baca juga: Polisi Selidiki Kebakaran Puluhan Kios di Pasar Andir Garut
Penanganan kebakaran masih berlangsung hingga pukul 02.40 WIB. Sesudah tahap pemadaman, tim gabungan melanjutkan pekerjaan dengan pendinginan di area yang terbakar. Usep menjelaskan, pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.
Proses pendinginan berlangsung sampai pukul 07.00 WIB. Setelah tahap itu selesai, kebakaran Pasar Andir dinyatakan selesai. Dengan demikian, operasi yang diawali setelah laporan diterima pada malam hari mencakup pengerahan tim, pemadaman, lalu pemeriksaan melalui pendinginan hingga pagi.
Baca juga: Pendinginan Kebakaran Pasar Andir Garut Tuntas Pukul 07.00 WIB
Sementara itu, jumlah kios yang terbakar dan nilai kerugian materi belum diketahui. Keduanya masih dalam penghitungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Garut. Usep menyatakan penghitungan jumlah kios masih dilakukan pihak Indag, sehingga angka mengenai dampak kerusakan belum disampaikan.
Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan. Menurut Usep, keterangan saksi menyebut api berasal dari arah tengah pasar, tetapi asal api masih diteliti. Keterangan tersebut belum menjadi penetapan penyebab kebakaran. Hingga operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai, penyelidikan penyebab serta penghitungan kios dan kerugian masih berlangsung.