UPDATE

Dinkes Cianjur Ajak Warga Rutin Bersihkan Lingkungan untuk Cegah DBD

14/10/2026 20:43

CIANJUR.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dengue (DBD) menjelang masuknya musim penghujan. Upaya yang ditekankan adalah rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal, terutama dari kondisi yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

Kepala Dinkes Cianjur Made Setiawan mengatakan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) perlu dilakukan secara teratur untuk menekan kasus DBD saat peralihan musim. Warga diajak menerapkan langkah mengubur, menguras, dan menutup tempat penyimpanan air. Imbauan ini disampaikan karena wadah air yang dibiarkan menjadi salah satu lokasi berkembangnya jentik.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, jentik dapat ditemukan pada air yang tergenang, termasuk di dalam pot bunga serta kaleng atau plastik bekas. Karena itu, pemeriksaan kebersihan lingkungan tidak hanya menyasar tempat penampungan air utama di rumah. Barang-barang yang dapat menampung air juga perlu diperhatikan agar tidak menjadi tempat nyamuk bersarang.

Baca juga: Pemkab Cianjur Siapkan Fasilitas Pengolahan Sampah di Karangtengah

Dinkes juga mengingatkan warga untuk rutin mengganti air pada tempat penyimpanan yang kerap digunakan. Perhatian serupa perlu diberikan pada tempat lain yang berpotensi dijadikan sarang nyamuk. Langkah tersebut melengkapi kebiasaan menguras dan menutup wadah, sehingga air yang berisiko menjadi tempat berkembang biak tidak dibiarkan begitu saja.

Selain wadah air, kebiasaan menjemur pakaian dalam waktu lama juga diminta untuk dihindari. Made mengingatkan agar warga tidak membiarkan baju dijemur berhari-hari di halaman atau teras rumah, sebab lokasi tersebut dapat dimanfaatkan nyamuk untuk bersarang dan berkembang biak. Dengan demikian, upaya pencegahan mencakup penataan kebiasaan di sekitar rumah, tidak hanya kegiatan membersihkan tempat penampungan air.

Baca juga: Bantuan Rumah bagi 4.000 Korban Tanah Bergerak Cianjur Segera Disalurkan

Petugas kesehatan, menurut Made, turut memperkuat upaya pencegahan melalui promosi. Ia mengatakan, masyarakat didorong menjaga pola hidup sehat dan asupan makanan, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan dari sarang nyamuk. Pesan tersebut menyertai ajakan menjalankan PSN agar perhatian terhadap kesehatan dan kondisi sekitar tempat tinggal dilakukan bersama.

Warga yang mulai mengalami gejala DBD diminta segera memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan terdekat. Pemeriksaan diperlukan agar kondisi kesehatan dapat dipastikan dan pasien bisa langsung ditangani tenaga kesehatan. Made menyampaikan, warga dapat mendatangi fasilitas layanan terdekat, sementara pencegahan tetap dilakukan melalui pola hidup sehat dan kebiasaan membersihkan lingkungan.

Baca juga: Warga Cibadak Cibeber Ramai Ajukan Perubahan Data Desil

Menjelang musim penghujan pada akhir tahun, Dinkes Cianjur kembali menggencarkan gerakan PSN melalui metode 3M Plus. Upaya itu diarahkan untuk menjaga kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dinkes juga memaksimalkan program kesehatan daerah, termasuk alokasi Universal Health Coverage (UHC), untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat di Cianjur.