Knalpot Hasil Razia di Cianjur Diabadikan dalam Tugu Ayam Pelung
CIANJUR.CO - Upaya menertibkan penggunaan knalpot brong di Kabupaten Cianjur diwujudkan melalui pemanfaatan barang hasil penindakan. Knalpot yang sebelumnya dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat itu kini menjadi bagian dari Tugu Knalpot Ayam Pelung. Kehadiran tugu tersebut membawa hasil penertiban ke ruang publik dalam bentuk yang dapat dilihat masyarakat.
Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, tugu itu dimaknai sebagai simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman. Benda yang dikumpulkan dari penindakan tidak hanya menjadi bukti upaya penertiban, tetapi juga dimanfaatkan secara positif sebagai pengingat mengenai ketertiban di ruang publik.
Tugu Knalpot Ayam Pelung diresmikan oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto. Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut. Informasi yang disampaikan Pemkab Cianjur tidak merinci waktu maupun lokasi khusus kegiatan itu, tetapi menempatkan peresmian sebagai bagian dari upaya penertiban knalpot di wilayah Kabupaten Cianjur.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Ramzi mengapresiasi kontribusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, terutama Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat. Ia menilai kerja kepolisian berperan dalam mendukung situasi yang tertib di Kabupaten Cianjur.
Menurut Ramzi, penertiban knalpot brong tidak semata-mata berkaitan dengan pelaksanaan aturan lalu lintas. Upaya itu juga menyentuh ketenangan lingkungan dan rasa nyaman masyarakat. Dengan demikian, penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan dipandang memiliki dampak yang lebih luas daripada persoalan kepatuhan pengendara terhadap aturan.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur, yang telah memberikan kontribusi dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Cianjur,” ujar Ramzi.
Selain menyampaikan apresiasi, Ramzi berterima kasih atas sinergi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan kepolisian. Kerja sama itu diarahkan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Tugu tersebut menjadi salah satu wujud yang mengaitkan penindakan dengan pesan mengenai pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja
Pemanfaatan knalpot hasil penindakan sebagai bagian dari tugu juga memperlihatkan bahwa barang yang sebelumnya terkait gangguan kenyamanan dapat dialihkan menjadi simbol pengingat. Pesan yang dibawa tugu itu ditujukan kepada masyarakat agar ketertiban di ruang publik tetap diperhatikan, sejalan dengan tujuan penertiban knalpot brong.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat, penertiban penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan diharapkan terus berlangsung secara konsisten. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung Kabupaten Cianjur yang aman, tertib, dan nyaman, sekaligus menjaga ketenangan lingkungan yang menjadi perhatian dalam penertiban.