UPDATE

Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

06/10/2026 12:00

CIANJUR.CO - Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar Gebyar Peresmian Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) se-Kabupaten Cianjur pada Selasa (6/10/2026). Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menandai peresmian secara simbolis di Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pembangunan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, pembangunan Rutilahu dilaksanakan secara serentak di 22 kecamatan prioritas. Peresmian terpusat di Desa Sukaraharja itu dilakukan secara simbolis, sementara masing-masing kecamatan yang menjadi lokasi pembangunan mengikuti kegiatan melalui Zoom. Dengan cara tersebut, rangkaian peresmian berlangsung bersama dengan pelaksanaan program di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur.

Secara keseluruhan, program ini mencakup 1.546 unit rumah. Sebaran jumlah pembangunan berbeda-beda di tiap kecamatan. Cikalongkulon mencatat alokasi terbanyak, yakni 295 unit, diikuti Kadupandak dengan 268 unit dan Ciranjang sebanyak 161 unit. Selanjutnya, Cikadu mendapat 139 unit dan Cijati memperoleh 84 unit.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

Di wilayah lain, pembangunan meliputi Gekbrong sebanyak 67 unit, Cibinong 61 unit, Agrabinta 59 unit, Campakamulya 51 unit, Pagelaran 50 unit, dan Leles 44 unit. Sukanagara mendapat 38 unit. Sementara itu, Cianjur, Karangtengah, dan Takokak masing-masing memperoleh 37 unit. Rincian tersebut merupakan bagian dari total pembangunan yang dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan prioritas.

Alokasi lainnya terdiri atas Tanggeung sebanyak 21 unit, Cidaun dan Pasirkuda masing-masing 19 unit, serta Cilaku dan Naringgul masing-masing 16 unit. Campaka mendapat 14 unit, sedangkan Cibeber memperoleh 13 unit. Bersama jumlah pembangunan di kecamatan yang telah disebutkan, seluruh alokasi itu mencapai 1.546 unit di 22 kecamatan.

Baca juga: Pilkades Serentak Cianjur 2026 Ditunda Sebulan, Menunggu Perbup

Dalam kesempatan peresmian, Mohammad Wahyu Ferdian menekankan pentingnya mempercepat pengerjaan agar manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan. Ia berharap pembangunan di masing-masing kecamatan bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan. Target itu disampaikan untuk mendorong penyelesaian pembangunan sehingga warga yang masih menempati rumah dalam kondisi tidak layak dapat segera memperoleh hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak.

“Saya berharap pembangunan Rutilahu ini bisa selesai dalam waktu kurang dari sebulan di setiap kecamatan, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Bupati Mohammad Wahyu Ferdian. Pernyataan tersebut mengaitkan target waktu pengerjaan dengan harapan agar manfaat bantuan tidak perlu menunggu lama untuk dirasakan masyarakat. Target yang disampaikan berlaku bagi pembangunan Rutilahu di setiap kecamatan.

Baca juga: Pemkab Cianjur Perluas Pengembangan Komoditas untuk Perkuat Pertanian

Program pembangunan Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Pelaksanaan secara serentak di 22 kecamatan diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sebaran 1.546 unit di berbagai wilayah menjadi bagian dari pelaksanaan program tersebut.

Gebyar Peresmian Rutilahu juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, serta seluruh pihak yang terlibat. Keterlibatan unsur-unsur tersebut diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan yang tersebar di 22 kecamatan. Melalui rangkaian kegiatan serentak itu, pemerintah daerah menargetkan terwujudnya hunian yang lebih layak bagi masyarakat Cianjur, dengan percepatan penyelesaian seperti yang diharapkan Bupati.