UPDATE

Tarling di Kelurahan Sayang, Bupati Cianjur Ajak Warga Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadan

10/03/2026 12:00

CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu mengikuti kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) bersama masyarakat di Masjid Jami Al-Islah, RT 02 RW 02, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Selasa malam, 10 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia bersilaturahmi dan menyapa warga secara langsung sekaligus menyampaikan ajakan untuk mengisi Ramadan dengan ibadah dan kepedulian terhadap sesama.

Dikutip dari laman resmi CianjurKab, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat. Pemkab Cianjur juga menyebut Tarling sebagai salah satu kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan sosial warga.

Dalam pertemuan tersebut, Mohammad Wahyu mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan kebahagiaan. Ia secara khusus menyoroti sepuluh hari terakhir Ramadan yang saat ini sedang dijalani umat Islam dan disebut memiliki keutamaan besar.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

Karena itu, Bupati berharap masyarakat menggunakan momentum tersebut untuk meningkatkan kualitas ibadah. Ajakan itu juga mencakup memperbanyak amal kebaikan, yang ia sampaikan sebagai bekal bagi kehidupan di akhirat. Pesan tersebut menghubungkan kesempatan beribadah selama Ramadan dengan pengingat tentang kehidupan setelah dunia.

“Ramadan mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara. Dunia hanyalah persinggahan, sementara kehidupan yang sesungguhnya adalah di akhirat,” ujar Mohammad Wahyu. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Ramadan dapat menjadi pengingat bagi warga untuk tidak hanya memikirkan kehidupan dunia, tetapi juga memperhatikan bekal akhirat melalui ibadah dan kebaikan.

Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas

Selain mendorong peningkatan ibadah, Bupati mengajak warga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga silaturahmi. Ia juga meminta masyarakat merawat kekompakan antarwarga. Dengan demikian, pesan yang disampaikan dalam Tarling mencakup hubungan vertikal melalui ibadah sekaligus hubungan sosial melalui kebersamaan dan kepedulian di lingkungan masyarakat.

Mohammad Wahyu turut menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial. Ia mengajak warga hadir membantu apabila ada orang di sekitarnya yang sedang menghadapi kesulitan. Bentuk bantuan yang disebutkan tidak terbatas pada dukungan ekonomi, tetapi juga dapat berupa tenaga maupun pemikiran, sesuai kemampuan masing-masing.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

“Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita saling peduli terhadap sesama. Jika ada saudara kita yang membutuhkan bantuan, mari kita hadir dan membantu sesuai kemampuan,” tambahnya. Ajakan itu menegaskan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dengan cara yang beragam, mengikuti kebutuhan warga dan kemampuan orang yang memberikan bantuan.

Tarawih Keliling di Masjid Jami Al-Islah tersebut mempertemukan Bupati dengan masyarakat Kelurahan Sayang dalam suasana kegiatan Ramadan. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur menjalankan upaya mempererat hubungan dengan warga, sementara pesan Bupati menitikberatkan pada ibadah, silaturahmi, kekompakan, dan saling membantu.