UPDATE

Bupati Cianjur Tinjau SMP SCBC, KBM Akan Dipindah ke Ruang Milik Pemerintah

01/09/2026 12:00

CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu mengunjungi SMP Swasta SCBC di Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Selasa (1/9/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat keadaan kegiatan belajar mengajar serta fasilitas pendidikan yang digunakan para siswa. Dalam kunjungan itu, Wahyu didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur dr. Najmah Nur Islami dan dinas terkait.

Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, sekolah tersebut masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Salah satu kondisi yang terlihat adalah kegiatan pembelajaran berlangsung di ruang kelas dengan lantai tanah. Fasilitas yang tersedia juga disebut masih jauh dari memadai, sehingga keadaan ruang belajar menjadi perhatian dalam kunjungan bupati.

Meski menghadapi keterbatasan itu, pihak sekolah dan para siswa tetap menjalankan kegiatan pendidikan. Kondisi fasilitas belum menghalangi mereka untuk terus belajar, tetapi pemerintah daerah menyatakan akan mengambil langkah agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung di tempat yang lebih layak. Peninjauan langsung dilakukan untuk melihat situasi yang dialami siswa dan fasilitas yang selama ini digunakan.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

Mohammad Wahyu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang kelas milik pemerintah yang paling dekat. “Kami akan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang kelas milik pemerintah yang terdekat,” ujar Wahyu. Ia menyebut langkah itu diambil agar anak-anak dapat belajar di tempat yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Rencana pemindahan tersebut menjadi langkah cepat yang disampaikan pemerintah daerah setelah melihat kondisi sekolah. Ruang kelas milik pemerintah terdekat akan digunakan untuk kegiatan pembelajaran, sehingga para siswa tidak lagi menjalani proses belajar di ruang dengan kondisi fasilitas seperti yang ditemukan saat ini. Pemkab menyatakan langkah tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

Menurut Wahyu, upaya itu merupakan bagian dari usaha pemerintah daerah memastikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak di Kabupaten Cianjur. Perhatian tersebut juga mencakup anak-anak yang berada di wilayah dengan fasilitas terbatas. Dengan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman, kegiatan pembelajaran diharapkan dapat berlangsung secara optimal.

Pemindahan kegiatan belajar mengajar bukan hanya berkaitan dengan kondisi ruang kelas, tetapi juga dengan kesempatan siswa untuk terus memperoleh pendidikan. Bupati menegaskan keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan kesempatan belajar dan mengejar cita-cita. Harapan itu disampaikan seiring rencana penggunaan ruang milik pemerintah sebagai tempat belajar yang lebih layak.

Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja

“Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan yang lebih besar,” kata Wahyu. Ia menegaskan bahwa setiap anak Cianjur berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan untuk mengejar cita-citanya. Bupati juga menyampaikan, “Tidak boleh ada mimpi yang terhenti hanya karena keterbatasan tempat belajar.”