UPDATE

Cianjur Jadi Percontohan SI-GAPURA JABAR untuk Layanan Guru

21/07/2026 12:00

CIANJUR.CO - Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, menerima audiensi jajaran Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat di Bale Prayoga, Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (21/7/2026). Jajaran BBGTK tersebut hadir mewakili Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Pertemuan itu membahas pelaksanaan SI-GAPURA JABAR, program yang menempatkan Kabupaten Cianjur sebagai daerah percontohan penguatan layanan bagi guru dan tenaga kependidikan di wilayah tertinggal.

Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, Ramzi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cianjur Rachmat Hartono. Tenaga Ahli Bupati Dr. Alfi dan Hadi Sutrisno juga hadir bersama tamu undangan lainnya. Pertemuan tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah pusat melalui BBGTK Jawa Barat dengan unsur pemerintah daerah yang berkaitan dengan pendidikan dan komunikasi.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

SI-GAPURA JABAR mengandalkan sistem informasi terintegrasi untuk mempercepat pelayanan, memperbaiki pengelolaan data, dan memperkuat koordinasi. Kerja sama yang hendak didukung program ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta satuan pendidikan. Dengan keterhubungan tersebut, data dan proses pelayanan diharapkan dapat dikelola lebih baik, terutama untuk menjangkau guru serta tenaga kependidikan yang berada di wilayah tertinggal.

Manfaat yang dituju secara langsung adalah agar tenaga pendidikan di daerah terpencil bisa memperoleh layanan secara lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran. Ketersediaan data yang akurat juga disebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah saat menentukan kebijakan. Cakupan kebijakan yang disebut meliputi pemerataan tenaga pendidik, peningkatan kompetensi, dan penyusunan program sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas

Aspek data dan koordinasi itu berkaitan dengan upaya memberikan pelayanan yang sesuai kondisi masing-masing wilayah. Informasi yang lebih tertata dapat membantu pemerintah melihat kebutuhan yang menjadi dasar penyusunan program, sementara koordinasi antara tingkat pusat, daerah, dan satuan pendidikan menjadi bagian dari sistem yang dikembangkan. Materi Pemkab Cianjur tidak merinci bentuk teknis sistem maupun tahapan pelaksanaannya, tetapi menyebut tujuan layanan dan penggunaan data tersebut.

Program ini juga diharapkan mengurangi kesenjangan layanan pendidikan yang muncul akibat keterbatasan akses di wilayah blank spot. Peningkatan kualitas pelayanan kepada guru menjadi sasaran lain, bersamaan dengan dukungan terhadap pendidikan yang lebih merata bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Cianjur. Dengan demikian, perhatian program tidak hanya pada kecepatan layanan bagi tenaga kependidikan, tetapi juga pada pemerataan pendidikan di daerah yang menghadapi keterbatasan akses.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

Ramzi menyambut baik pelaksanaan SI-GAPURA JABAR. Ia berharap kolaborasi Kemendikdasmen, BBGTK Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur membawa manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Pelayanan yang semakin efektif dan berbasis data diharapkan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terpencil, sehingga setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.