CIANJUR.CO – Pemerintah Kota Bandung memperkuat pengelolaan sampah dari hulu untuk menghadapi musim hujan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi genangan di sejumlah wilayah, terutama ketika sampah menghambat aliran pada saluran air. Pembersihan di sekitar saluran menjadi salah satu upaya yang disiapkan agar aliran air tetap lancar saat hujan.
Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain meminta perangkat daerah dan unsur kewilayahan meningkatkan koordinasi. Permintaan itu berkaitan dengan antisipasi berbagai gangguan yang berpotensi muncul akibat perubahan cuaca. Iskandar menyampaikan hal tersebut di Bandung, Selasa.
Ia menekankan perlunya perhatian pada sampah ketika musim hujan datang, khususnya di lokasi yang saluran airnya tersumbat. “Apabila musim hujan datang, maka kita harus mengantisipasi terkait dengan sampah, terutama di wilayah-wilayah yang saluran airnya tersumbat,” ujar Iskandar.
Baca juga: Penduduk Garut Tumbuh 1,27 Persen, Usia Produktif Capai 67,87 Persen
Menurut Iskandar, sampah perlu ditangani karena dapat menyumbat saluran air, sementara risiko gangguan perlu diperhatikan ketika intensitas hujan meningkat. Karena itu, kesiapan tidak hanya berkaitan dengan penanganan sampah, tetapi juga dengan infrastruktur saluran air. Keduanya menjadi bagian dari perhatian pemerintah kota dalam mengantisipasi kemungkinan genangan saat hujan.
Iskandar meminta perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengelolaan sampah serta infrastruktur saluran air untuk berkoordinasi dengan unsur kewilayahan. Ia menegaskan bahwa upaya antisipasi tidak cukup dikerjakan oleh satu perangkat daerah. Keterlibatan kecamatan dan kelurahan diperlukan agar kondisi lingkungan di wilayah masing-masing dapat dipantau.
Baca juga: Pemkot Cirebon Tingkatkan 14 Ruas Jalan dengan APBD 2026
Dengan koordinasi tersebut, perangkat daerah terkait dan unsur kewilayahan diharapkan menyiapkan langkah antisipasi terhadap persoalan sampah. “Saya minta dari kewilayahan dan dinas yang menangani terkait itu untuk kita siapkan antisipasi terkait dengan sampah,” kata Iskandar. Pernyataan itu menempatkan kerja bersama sebagai bagian penting dalam persiapan menghadapi cuaca yang berubah.
Salah satu tindakan yang disebut Iskandar ialah membersihkan sampah di sekitar saluran air. Pembersihan itu bertujuan menjaga kelancaran aliran sekaligus mengurangi potensi gangguan ketika hujan. Perhatian pada saluran air menjadi penting terutama di wilayah yang mengalami penyumbatan, sesuai dengan titik yang ia minta untuk diantisipasi.
Baca juga: Pemkab Cirebon Perluas Pendidikan Kependudukan Lewat Program SSK
Selain persoalan lingkungan, Iskandar mengingatkan jajaran Pemkot Bandung agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan aparatur di tengah perubahan cuaca. Ia berpesan agar jajaran pemerintah kota menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. Penggunaan masker juga disampaikan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran penyakit.
Iskandar berharap seluruh jajaran Pemkot Bandung meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayah masing-masing. Pemantauan oleh kecamatan dan kelurahan, bersama koordinasi perangkat daerah yang menangani sampah dan saluran air, diarahkan untuk membantu mengantisipasi berbagai potensi dampak perubahan cuaca sejak dini.





