UPDATE

Rumah Baban Sobandi di Kampung Berenuk Selesai Diperbaiki

18/09/2026 12:00

CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian meresmikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Baban Sobandi di Kampung Berenuk, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Jumat (18/9/2026). Peresmian dilakukan setelah rumah tersebut selesai diperbaiki melalui program perbaikan Rutilahu dan dapat kembali ditempati.

Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, kondisi rumah Baban sebelumnya tidak layak huni setelah terdampak gempa bumi yang terjadi beberapa tahun lalu. Bangunan yang semula hanya berupa saung atau bangunan sederhana itu kemudian diperbaiki sehingga menjadi rumah yang lebih layak untuk dihuni. Materi laporan tidak merinci waktu pelaksanaan maupun tahapan pengerjaan perbaikan tersebut.

Peresmian menandai bahwa bantuan perbaikan telah menghasilkan rumah yang kembali dapat digunakan sebagai tempat tinggal. Perubahan kondisi bangunan itu juga disampaikan langsung oleh Baban, yang mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Bupati Cianjur atas bantuan hingga rumahnya selesai diperbaiki.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

“Sekarang rumah saya sudah layak huni,” kata Baban. Ia juga membandingkan keadaan tempat tinggalnya sebelum dan sesudah perbaikan: sebelumnya hanya berupa saung, sedangkan kini telah menjadi rumah yang layak ditempati. Dalam ungkapannya, Baban menyampaikan terima kasih kepada Bupati karena rumah tersebut telah dibantu hingga pengerjaannya selesai.

Dalam peresmian itu, Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan bahwa pembangunan rumah tidak semata-mata menyangkut perbaikan bagian fisik, seperti tembok dan atap. Menurut dia, rumah juga merupakan ruang kehidupan, tempat masyarakat bernaung dan menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, perbaikan Rutilahu yang dilakukan pada rumah Baban tidak hanya mengubah kondisi bangunan, tetapi juga memulihkan fungsi rumah sebagai tempat tinggal.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

“Ini bukan sekadar tembok dan atap, tetapi merupakan ruang kehidupan, tempat kita bernaung dan menjalani hari-hari,” ujar Bupati. Ia berharap rumah yang telah diperbaiki itu memberi manfaat bagi penghuninya. Dalam harapannya, rumah tersebut tidak lagi bocor ketika hujan, tidak terasa panas pada siang hari, dan tidak dingin pada malam hari.

Harapan tersebut berkaitan dengan keadaan rumah yang sebelumnya tidak layak huni setelah terdampak gempa. Kini, setelah perbaikan rampung, Baban dapat kembali menempati rumahnya dalam kondisi yang lebih layak. Laporan Pemkab Cianjur menyebut peresmian itu sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak.

Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja

Upaya tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam laporan, juga diarahkan untuk memastikan warga memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Perbaikan rumah Baban di Kampung Berenuk menjadi salah satu pelaksanaan program Rutilahu yang disebut dalam laporan itu. Tidak ada rincian mengenai jumlah bantuan, biaya perbaikan, atau rumah lain yang ditangani dalam kegiatan tersebut.