Pasar Muka Cianjur Direncanakan Jadi Pasar Modern, Dikelola UPTD
CIANJUR.CO - Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana merevitalisasi Pasar Muka dengan konsep pasar modern. Rencana tersebut mencakup pembenahan fisik serta penambahan fasilitas untuk memperluas fungsi pasar dan meningkatkan daya tariknya bagi pengunjung. Meski pengerjaan renovasi akan melibatkan pihak ketiga, pemerintah daerah memastikan pengelolaan pasar tetap berada di bawah kendali Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Muka.
Berdasarkan laporan iNews Cianjur, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib, menjelaskan bahwa pihak ketiga hanya dilibatkan dalam pekerjaan renovasi. Keterlibatan itu tidak berarti pengelolaan Pasar Muka dialihkan kepada perusahaan swasta.
“Status pengelolaan Pasar Muka dipastikan tidak akan diserahkan penuh kepada pihak swasta, tetapi tetap di bawah kendali UPTD Pasar Muka,” kata Budhi, Jumat (16/10/2026). Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan setelahnya memiliki pembagian peran yang berbeda: pihak ketiga menangani pekerjaan renovasi, sedangkan UPTD tetap mengendalikan pasar.
Baca juga: PGRI Sindangbarang Siapkan Lomba Seni dan Olahraga Jelang HUT ke-81
Budhi menyebut Pasar Muka merupakan aset milik Pemkab Cianjur. Karena itu, penunjukan pihak yang akan mengerjakan renovasi harus mengikuti ketentuan pengadaan barang dan jasa (PBJ). Prosesnya, termasuk melalui mekanisme tender, harus berlangsung transparan dan sesuai peraturan. Penegasan tersebut menjelaskan bahwa keterlibatan pihak ketiga dalam proyek tetap melalui prosedur pengadaan, bukan pengalihan status aset atau pengelolaan pasar.
Revitalisasi diarahkan untuk mengubah tampilan Pasar Muka agar lebih menarik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat. Rencana itu tidak berhenti pada pembenahan bangunan atau fasilitas fisik. Pemkab juga ingin menghadirkan sarana yang dapat mendukung kegiatan ekonomi dan menjadi alasan tambahan bagi masyarakat untuk berkunjung.
Baca juga: Pemkab Cianjur Siapkan Empat RSUD untuk Program Perlindungan Kesehatan Jabar
Salah satu bagian yang disiapkan untuk pengembangan adalah area bekas Ramayana di lantai dua dan lantai atas. Kawasan tersebut direncanakan menampung beberapa fasilitas, yakni bioskop atau mini cinema, kedai kopi, serta ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran fasilitas itu menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan area Pasar Muka, tidak hanya untuk kegiatan perdagangan.
Budhi menyampaikan, penambahan tersebut diharapkan membuat pasar yang dikenal sebagai pusat perdagangan itu juga memiliki ruang untuk rekreasi, kuliner, dan pengembangan usaha. Pengunjung nantinya dapat menemukan aktivitas yang beragam dalam satu kawasan, sementara ruang usaha yang disiapkan membuka peluang bagi UMKM untuk mengembangkan kegiatan mereka. Rencana ini menggabungkan fungsi jual beli yang telah melekat pada pasar dengan sejumlah kegiatan pendukung.
Baca juga: Riki Sopana Ditemukan Membusuk di Jurang Sindangbarang
Pemkab Cianjur berharap perubahan tersebut dapat meningkatkan daya saing Pasar Muka dan menyediakan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM. Pasar tradisional itu juga diharapkan tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, sembari menyesuaikan diri dengan perubahan pola belanja dan kebutuhan pengunjung. Harapan tersebut menjadi tujuan dari rencana pengembangan fasilitas dan penataan pasar.
Namun, konsep pasar modern itu belum terealisasi. Rencana revitalisasi masih harus ditindaklanjuti melalui tahapan renovasi dan penyiapan fasilitas. Dengan demikian, fasilitas yang direncanakan di area bekas Ramayana serta pembenahan pasar secara keseluruhan masih menunggu proses pelaksanaan, sementara pengelolaannya tetap ditetapkan berada di bawah UPTD Pasar Muka.