Bupati Cianjur Ajak Mahasiswa Unsur Berperan Tingkatkan IPM
CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Suryakancana (Unsur), Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula FKIP Universitas Suryakancana. Dalam agenda pengenalan kampus itu, Wahyu hadir sebagai pemateri dan menyampaikan peran pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, materi yang dibawakan mengangkat tema “Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan IPM melalui Partisipasi dan Prioritas Akselerasi Perguruan Tinggi”. Penyampaian tema tersebut ditujukan untuk mendorong pemahaman mahasiswa baru mengenai pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Pembahasan itu sekaligus menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari pihak yang dapat berpartisipasi dalam upaya pembangunan.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Dalam pemaparannya, Wahyu menekankan bahwa peningkatan IPM memerlukan sinergi dan kolaborasi. Pemerintah daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, serta seluruh elemen masyarakat disebut memiliki peran dalam upaya tersebut. Dengan demikian, peningkatan IPM tidak hanya ditempatkan sebagai pekerjaan pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan berbagai pihak yang disebutkan dalam pemaparan bupati.
Perguruan tinggi, menurut materi yang disampaikan, mempunyai posisi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peran itu dapat dijalankan melalui pendidikan, pengembangan inovasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Keempat aspek tersebut menjadi bentuk kontribusi kampus yang disoroti dalam kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Bupati juga mengajak mahasiswa baru Unsur agar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik selama menjalani pendidikan. Ia mendorong mereka untuk turut mengambil peran dalam pembangunan daerah. Mahasiswa dipandang sebagai generasi intelektual dengan potensi menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
Melalui PKKMB, Wahyu berharap mahasiswa baru dapat tumbuh sebagai generasi yang berdaya saing dan memiliki kepedulian terhadap daerah. Ia juga berharap mereka mampu berkontribusi dalam mempercepat pembangunan Cianjur. Harapan tersebut disampaikan sejalan dengan ajakan agar mahasiswa memperluas perhatian dari capaian akademik menuju keterlibatan dalam persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja
Pemerintah Kabupaten Cianjur, sebagaimana disampaikan dalam laporan tersebut, terus mendorong penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kemitraan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus IPM secara berkelanjutan. Dalam konteks kegiatan di Unsur, mahasiswa baru diperkenalkan pada pentingnya kontribusi kampus dan partisipasi mereka dalam mendukung pembangunan daerah.