Pemerintah Dorong UMKM Tumbuh lewat Inovasi dan Potensi Lokal
CIANJUR.CO - Pemerintah terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya menguatkan ekonomi rakyat. Pengembangan inovasi produk, pemanfaatan potensi lokal, dan penerapan praktik usaha berkelanjutan dinilai dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, menjangkau pasar lebih luas, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.
Seperti diberitakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, dorongan tersebut disampaikan dalam rangkaian pembukaan The 41st Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (14/10). Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo hadir dalam acara tersebut dan menekankan besarnya potensi ekonomi rakyat. Pemerintah, melalui Kemenko Perekonomian, memiliki tugas membantu potensi itu berkembang lebih cepat.
Dradjad menyampaikan bahwa penguatan ekonomi rakyat merupakan salah satu prioritas Presiden. Ia mengaitkan upaya tersebut dengan arahan Presiden mengenai peningkatan kesehatan rakyat. “Potensi ekonomi rakyat seperti yang ditegaskan oleh Bapak Presiden dan merupakan salah satu prioritas dari Bapak Presiden itu sangat besar,” ujarnya. Menurut Dradjad, dukungan pemerintah diperlukan agar ekonomi rakyat tumbuh lebih cepat sehingga kesehatan masyarakat dapat semakin meningkat, sebagaimana diperintahkan Presiden.
Baca juga: HPE dan HR Emas Turun untuk Periode 15–31 Oktober 2026
Produk UMKM tampilkan inovasi dan potensi lokal
Di sela kegiatan, Dradjad mengunjungi sejumlah stan pameran UMKM, termasuk stan mitra PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Produk yang ditampilkan memperlihatkan ragam bahan dan gagasan yang digunakan pelaku usaha untuk menghasilkan barang bernilai tambah. Di antaranya lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah dan sepatu yang dibuat dari limbah kain jeans.
Selain produk yang memanfaatkan bahan limbah, stan tersebut juga menampilkan produk unggulan daerah, seperti kopi dan batik. Ragam produk itu mempertemukan inovasi pengolahan bahan dengan potensi lokal. Pemanfaatan minyak jelantah dan kain jeans sebagai bahan produk, misalnya, menjadi gambaran praktik usaha yang dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan barang untuk dipasarkan.
Baca juga: TEI ke-41 Dibuka, Bidik Transaksi Ekspor USD 17,5 Miliar
Produk-produk tersebut mencerminkan peluang pengembangan usaha dengan pendekatan ekonomi sirkular dan prinsip zero waste. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menyebut kreativitas pelaku UMKM dalam menghasilkan produk bernilai tambah sebagai salah satu hal yang terlihat dari pameran itu. Contoh-contoh yang ditampilkan juga menunjukkan bahwa pengembangan usaha tidak hanya bertumpu pada produk, tetapi dapat memanfaatkan bahan yang tersedia dan mengangkat keunggulan daerah.
TEI diharapkan membuka kesempatan pasar
Pemerintah juga terus memperkuat dukungan agar UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memanfaatkan peluang pasar yang semakin luas. Dalam konteks itu, keikutsertaan UMKM di ajang seperti TEI diharapkan memberi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia kepada lebih banyak pihak. Pameran juga diharapkan membantu pelaku usaha memperluas jejaring usaha.
Baca juga: PP Nomor 39 Tahun 2026 Perkuat Perlindungan Industri Dalam Negeri
Kesempatan memperkenalkan produk dan membangun jejaring tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produk lokal agar semakin kompetitif. Pemerintah menargetkan produk UMKM dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional. Dengan demikian, partisipasi dalam pameran diharapkan bukan hanya menjadi sarana menampilkan produk, tetapi juga mendukung perluasan pasar dan peningkatan kapasitas usaha, sejalan dengan tujuan pengembangan UMKM.
Penguatan UMKM, menurut laporan itu, membutuhkan sinergi pemerintah, lembaga pembina, dan pelaku usaha. Dukungan bersama tersebut diharapkan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Arah yang didorong mencakup pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi rakyat dan sumber pertumbuhan nasional.