UPDATE

OpenAI Dikabarkan Bidik Pendanaan US$30 Miliar dengan Valuasi US$1,25 Triliun

23/10/2026 05:27

CIANJUR.CO - OpenAI dikabarkan tengah menyiapkan putaran pendanaan privat baru hingga US$30 miliar, alih-alih langsung melanjutkan langkah menuju penawaran umum perdana saham atau IPO. Dalam putaran yang masih dibahas itu, perusahaan kecerdasan buatan tersebut ditargetkan memiliki valuasi US$1,25 triliun sebelum dana baru masuk.

Merujuk laporan TechCrunch AI yang mengutip pemberitaan CNBC, putaran tersebut akan dipimpin Coatue bersama para investor dari Uni Emirat Arab (UAE). Informasi mengenai rencana pendanaan itu berasal dari sejumlah sumber yang berbicara kepada CNBC. OpenAI sendiri tidak memberikan komentar atas kabar tersebut.

Nilai dan ketentuan putaran terbaru ini belum menjadi keputusan final. CNBC dan Bloomberg sama-sama melaporkan bahwa pembahasan masih berlangsung, sehingga angka yang beredar dapat berubah. Sebulan sebelumnya, Bloomberg memberitakan OpenAI sedang menjajaki pendanaan US$30 miliar dengan valuasi US$1,4 triliun. Angka itu berbeda dari valuasi US$1,25 triliun yang disebut dalam laporan terbaru.

Baca juga: OpenAI Buka Decisions API untuk Publik, Tantang Model Jev

Selain kemungkinan penyertaan dana, CNBC melaporkan investasi dari UAE dapat disertai kesepakatan untuk menambah kapasitas komputasi OpenAI dari negara tersebut. Dengan demikian, pembicaraan yang dilaporkan tidak hanya mencakup besaran pendanaan dan valuasi, tetapi juga kemungkinan akses terhadap kapasitas komputasi. Rincian lebih lanjut mengenai bentuk atau ketentuan kesepakatan itu belum dipastikan dalam laporan.

Jika valuasi OpenAI dalam putaran ini benar-benar melampaui US$1 triliun, perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan privat dengan nilai tertinggi yang pernah tercatat. Valuasi itu juga berpotensi menaikkan patokan yang harus dihadapi OpenAI saat memasuki pasar saham. Perusahaan itu telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia pada Juni, setelah putaran pendanaan terakhirnya pada Maret menilai pembuat ChatGPT tersebut sebesar US$852 miliar setelah dana masuk.

Baca juga: Canva Luncurkan Canva Craft, Model Gambar AI Pertamanya

Perkembangan valuasi OpenAI juga menjadi pembanding bagi rencana IPO Anthropic. Perusahaan pesaing itu dinilai banyak pihak lebih dekat untuk melantai di bursa. Rumor yang beredar menyebut pengajuan dokumen publik S-1 Anthropic dapat terjadi dalam waktu dekat, meski belum ada kepastian mengenai waktunya.

Menurut laporan CNBC, Anthropic kini mencari valuasi antara US$1,5 triliun hingga US$2 triliun untuk debut di pasar publik. Pada Mei, perusahaan tersebut menghimpun US$65 miliar dengan valuasi US$965 miliar. Saat itu, banyak pihak menilai pendanaan tersebut mungkin menjadi putaran besar terakhir Anthropic sebelum IPO. Anthropic juga mengajukan dokumen secara rahasia pada Juni.

Baca juga: 1Password Hadirkan Fitur agar AI Bisa Login Tanpa Melihat Kata Sandi

Dengan demikian, kedua perusahaan telah menyiapkan dokumen IPO secara rahasia, sementara laporan mengenai pendanaan OpenAI dan target valuasi Anthropic menunjukkan besarnya nilai yang dikaitkan dengan rencana mereka. Namun, angka pendanaan OpenAI masih dalam tahap negosiasi, sedangkan valuasi yang disebut untuk kedua perusahaan berkaitan dengan tahapan yang berbeda: pendanaan privat bagi OpenAI dan rencana debut publik bagi Anthropic.