UPDATE

Cianjur Tanam 1.300 Pohon Produktif di Sukanagara untuk Perkuat Ketahanan Pangan

15/01/2026 12:00

CIANJUR.CO - Pemerintah Kabupaten Cianjur menanam dan membagikan 1.300 bibit pohon produktif di kawasan Agrotarunatani, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menggabungkan upaya penghijauan dengan pencegahan bencana alam dan dukungan terhadap program ketahanan pangan. Jenis pohon yang dipilih juga diharapkan dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang.

Dikutip dari laman resmi CianjurKab, kegiatan tersebut dilaksanakan pada lahan seluas kurang lebih 500 hektare yang dikelola kelompok tani setempat. Pemkab Cianjur berharap penanaman dapat membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah selatan Kabupaten Cianjur. Dengan demikian, pengelolaan lahan diarahkan agar mendukung produktivitas sekaligus memperhatikan fungsi lingkungan.

Bupati Cianjur dr. Wahyu Ferdian hadir dalam kegiatan bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, kelompok tani, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur di wilayah tersebut, sementara kelompok tani setempat merupakan pihak yang mengelola lahan tempat penanaman dilakukan.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

Wahyu menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan produktivitas lahan. Manfaat yang dituju, menurut dia, tidak hanya berkaitan dengan kondisi lahan saat ini, tetapi juga diharapkan berlangsung dalam jangka panjang. Ia mengatakan, “Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Cianjur, terutama dalam menghijaukan lahan yang sebelumnya belum tergarap secara optimal.”

Selain penghijauan, kegiatan ini ditempatkan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Bupati mengaitkannya dengan musim penghujan yang memiliki intensitas curah hujan cukup tinggi. Penanaman pohon, kata dia, ditujukan untuk membantu mencegah bencana seperti longsor dan banjir, terutama pada musim tersebut. Karena itu, kegiatan di Agrotarunatani memiliki sasaran lingkungan sekaligus mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas

Sebanyak 1.300 bibit pohon ditanam dan dibagikan kepada masyarakat. Bibit tersebut terdiri atas berbagai tanaman produktif, antara lain kopi, alpukat, durian, serta tanaman lainnya. Pemerintah daerah berharap komoditas itu dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang. Sumber tidak merinci pembagian setiap jenis bibit, tetapi menyebut penanaman dan pembagiannya sebagai bagian dari kegiatan tersebut.

Dukungan pemerintah tidak berhenti pada penyediaan bibit. Pemerintah Kabupaten Cianjur juga memberikan pupuk untuk membantu memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Bupati menjelaskan jumlah bibit dan dukungan tersebut dengan mengatakan, “Bibit yang ditanam berjumlah 1.300, dan dilengkapi dengan pemberian pupuk agar hasilnya maksimal.” Pupuk itu dimaksudkan mendukung pertumbuhan tanaman, sementara hasil maksimal menjadi tujuan dari pemberian bantuan tersebut.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

Wahyu juga menilai Cianjur memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian dan agrowisata karena kondisi tanahnya subur. Namun, ia menegaskan pengembangan potensi tersebut perlu memperhatikan keadaan wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat. Aspek aksesibilitas juga menjadi pertimbangan. “Potensi pertanian dan agrowisata di Cianjur sangat besar. Namun, pengembangannya harus disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Penanaman pohon ini sejalan dengan program nasional dalam memperkuat ketahanan pangan. Pemkab Cianjur menyatakan terus berkomitmen mendukung peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Melalui kegiatan di Desa Sukarame, pemerintah daerah berharap pemanfaatan lahan dapat berjalan seiring dengan penghijauan, upaya pencegahan bencana, serta dorongan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.