UPDATE

Pagelaran Raih Juara Umum MTQH ke-48 Kabupaten Cianjur

30/07/2026 12:00

CIANJUR.CO - Bupati Cianjur, dr. Mohamad Wahyu Ferdian, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026. Penutupan berlangsung di Lapangan Desa Pagelaran pada Kamis (30/7/2026), sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan tingkat kabupaten tersebut.

Dikutip dari laman resmi CianjurKab, Pemkab Cianjur menyampaikan bahwa berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kecamatan Pagelaran ditetapkan sebagai juara umum dengan perolehan 171 poin. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Karangtengah dan Kecamatan Warungkondang. Pengumuman hasil itu menjadi salah satu bagian dari penutupan MTQH ke-48 yang digelar di Desa Pagelaran.

Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan. Penghargaan itu ditujukan kepada seluruh panitia, Dewan Hakim, LPTQ, serta panitia lokal Kecamatan Pagelaran. Ia menilai pelaksanaan MTQH tersebut berjalan sukses dan menjadi “standar baru” bagi penyelenggaraan MTQH di Kabupaten Cianjur.

Pesan Bupati dalam acara penutupan tidak hanya berkaitan dengan jalannya perlombaan. Ia menegaskan bahwa MTQH perlu dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan Al-Qur’an dan Hadis secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang untuk menentukan hasil dan juara, tetapi juga diarahkan pada pembinaan yang terus berlangsung.

Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas

Dalam upaya tersebut, Bupati menekankan perlunya peran aktif LPTQ hingga tingkat desa dan kecamatan. Pembinaan Al-Qur’an dan Hadis, menurut arah yang disampaikan dalam sambutannya, perlu dilakukan secara berkelanjutan di tingkat-tingkat tersebut. Peran LPTQ menjadi bagian yang ditekankan agar pembinaan tidak hanya hadir pada saat MTQH tingkat kabupaten diselenggarakan.

Bupati berharap pembinaan itu dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia. Ia juga berharap upaya tersebut memperkuat budaya Ngaos, yang disebut sebagai salah satu pilar budaya Kabupaten Cianjur. Kedua harapan itu disampaikan dalam kaitannya dengan penguatan pembinaan Al-Qur’an dan Hadis.

Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan

Setelah mengucapkan hamdalah, Bupati secara resmi menutup rangkaian MTQH ke-48. Ia sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan itu menjadi bagian dari pesan yang disampaikan pada penutupan kegiatan, selain apresiasi kepada penyelenggara dan harapan atas keberlanjutan pembinaan.