Masjid Agung Cianjur Aktifkan Kembali Kegiatan Keagamaan
CIANJUR.CO - Masjid Agung Cianjur kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan dengan menggelar Liqa Syawal dan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H. Acara berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di ruang utama masjid dan menjadi kesempatan bagi jamaah untuk kembali berkumpul setelah menjalani ibadah Ramadan.
Dikutip dari laman resmi CianjurKab, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat hubungan antarjamaah. Pemkab Cianjur menyampaikan bahwa pertemuan pada bulan Syawal tidak hanya berisi silaturahmi, tetapi juga memberi ruang bagi dialog dan kebersamaan umat.
Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, dalam sambutannya menyebut Syawal sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah. Ia menjelaskan bahwa Liqa Syawal bukan semata-mata ajang saling bermaafan setelah Idul Fitri. Kegiatan ini juga dapat menjadi wadah dialog, sehingga kebersamaan umat menjadi bagian dari pertemuan tersebut.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Pesan itu mengaitkan suasana silaturahmi setelah Ramadan dengan hubungan yang lebih erat di antara jamaah. Dengan kembali dibukanya kegiatan keagamaan di Masjid Agung Cianjur, pertemuan tersebut menandai berlanjutnya aktivitas bersama di masjid, sekaligus memberi perhatian pada hubungan sosial dan pembinaan umat.
Abi Ramzi juga menegaskan fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus tempat berlangsungnya kegiatan sosial dan pembinaan umat. Peran tersebut, dalam sambutannya, menjadi alasan penting bagi berbagai pihak untuk turut mendukung kegiatan masjid, tidak terbatas pada pelaksanaan ibadah.
Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas
Pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Dukungan itu disertai ajakan kepada seluruh pihak agar bersinergi memakmurkan masjid melalui kajian keislaman, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial. Ketiga bentuk kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menghidupkan peran masjid dalam kehidupan umat.
Acara di ruang utama Masjid Agung Cianjur itu dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua DKM, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jamaah. Kehadiran unsur pemerintah, pengelola masjid, tokoh keagamaan, dan jamaah menyertai agenda silaturahmi tersebut.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kebersamaan yang semakin erat serta meningkatnya kepedulian dalam membangun masyarakat Cianjur yang berakhlak mulia. Harapan itu sejalan dengan ajakan untuk menguatkan ukhuwah dan memakmurkan masjid melalui kegiatan keagamaan, pembinaan, dan sosial.