Kebakaran Pasar Andir Garut Ditangani 10 Mobil Damkar

08/10/2026 21:39

CIANJUR.CO - Kebakaran melanda Pasar Andir di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu malam hingga Kamis dini hari. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kobaran api di pasar tersebut. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memimpin langsung operasi pemadaman.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Disdamkar menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu (7/10). Tim yang berada paling dekat dengan lokasi segera bergerak untuk melakukan pemadaman. Setelah tim awal meluncur, bantuan dari unsur lain menyusul ke Pasar Andir.

Usep mengatakan seluruh kekuatan armada dan personel Disdamkar serta instansi lain dikerahkan untuk mempercepat penanganan. Sebanyak 81 orang ikut dalam upaya pemadaman, di luar anggota forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) yang juga dikerahkan. “Jumlah 81 orang ditambah anggota forkopimcam kecamatan dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Usep.

Baca juga: Kemenimipas Cabut PB Indra Kenz, Ia Kembali ke Lapas Tangerang

Personel dari jajaran TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan unsur lainnya turut menyusul ke lokasi. Di samping 10 mobil damkar, sejumlah instansi menyiapkan mobil suplai air untuk mendukung kebutuhan pemadaman. Kendaraan pemasok air itu antara lain disediakan TNI dan PMI.

Tiga mobil ambulans juga disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila ada orang yang membutuhkan penanganan medis. Keterangan Usep menyebutkan ambulans berada dalam kesiagaan selama proses penanganan; sumber tidak merinci adanya permintaan layanan medis. Pengerahan ambulans tersebut menjadi bagian dari dukungan yang disiapkan bersama armada pemadam dan kendaraan suplai air.

Baca juga: 71,04 Persen Penduduk Kota Bekasi Berusia Produktif pada 2026

Penanganan kebakaran masih berlangsung hingga pukul 02.40 WIB. Sesudah proses pemadaman, tim gabungan meneruskan pekerjaan dengan melakukan pendinginan di area yang terbakar. Tahap pendinginan berjalan sampai pukul 07.00 WIB untuk memastikan seluruh area tersebut sudah tidak menyisakan titik api dan mencegah kebakaran terjadi kembali.

Usep menyatakan kebakaran dinyatakan selesai setelah pendinginan dilakukan. Dengan demikian, rangkaian penanganan berlangsung sejak laporan diterima pada Rabu malam, dilanjutkan pengerahan tim serta armada, lalu diakhiri pemeriksaan melalui pendinginan hingga Kamis pagi. Ia menyampaikan, “Kebakaran Pasar Andir dinyatakan selesai setelah dilakukan pendinginan.”

Baca juga: Dua Pemuda Ditangkap Usai Tanam Ganja di Kebun Cabai Rajapolah

Meski penanganan kebakaran telah dinyatakan selesai, data mengenai dampaknya belum tersedia. Jumlah kios yang terbakar dan kerugian materi masih dihitung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Garut. Karena penghitungan masih berjalan, jumlah kios maupun nilai kerugian belum dapat dipastikan dalam laporan tersebut.

Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan. Usep menyebut keterangan saksi mengarah pada api yang terlihat dari bagian tengah pasar, tetapi asal api masih diteliti. “Asal api masih dalam penelitian, berdasarkan keterangan saksi, api dari arah tengah pasar,” katanya. Keterangan itu belum menjadi penetapan penyebab kebakaran, sementara pihak terkait masih mengumpulkan hasil penghitungan dan penyelidikan.