JOTR Cianjur Series 2026 Siap Digelar di Gede–Pangrango dan Cibodas
CIANJUR.CO - Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jakarta Open Trail Run (JOTR) Cianjur Series 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam kick off opening yang berlangsung pada Jumat (23/1/2026) di Pendopo Kabupaten Cianjur. Ajang ini dijadwalkan berlangsung beberapa bulan setelah kegiatan pembukaan tersebut, yakni pada 24–26 Juli 2026.
Dikutip dari laman resmi CianjurKab, Pemkab Cianjur melihat penyelenggaraan JOTR sebagai momentum untuk mendorong sport tourism dan meningkatkan perekonomian daerah. Dukungan pemerintah kabupaten disampaikan seiring dengan rencana menghadirkan event internasional di kawasan Cianjur. Ajang ini diinisiasi oleh JOTR Organizer, dengan Ruli Febriyanti sebagai Event Strategic Director JOTR.
Rangkaian JOTR Cianjur Series 2026 akan berlangsung di kawasan Gunung Gede–Pangrango dan Kebun Raya Cibodas. Kedua lokasi tersebut tercantum sebagai tempat penyelenggaraan pada 24–26 Juli. Dengan penetapan lokasi dan jadwal itu, Cianjur menjadi tuan rumah seri JOTR yang juga membawa nama kejuaraan lari trail tingkat Asia Tenggara.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
JOTR Cianjur Series 2026 sekaligus akan menjadi South East Asia Trail Running Championship (SEATRC). Kejuaraan ini disebut sebagai kejuaraan lari trail Asia Tenggara pertama yang diselenggarakan di Indonesia. Status tersebut menjadi bagian penting dari penyelenggaraan seri Cianjur, yang dirancang sebagai event internasional dan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan olahraga.
Bupati Cianjur dr. Wahyu menyebut acara ini sebagai momentum strategis untuk mengembangkan sport tourism dan mendorong peningkatan ekonomi daerah. Menurutnya, potensi alam Cianjur dapat dikembangkan melalui kegiatan tersebut. Ia menegaskan, “Event ini bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana promosi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat.”
Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas
Pernyataan Wahyu mengaitkan penyelenggaraan olahraga dengan promosi daerah serta aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa Cianjur memiliki potensi alam yang sangat besar untuk dikembangkan melalui sport tourism. Dalam konteks itu, pemilihan kawasan Gunung Gede–Pangrango dan Kebun Raya Cibodas menjadi bagian dari rencana pelaksanaan seri yang telah diumumkan.
Ruli Febriyanti, selaku Event Strategic Director JOTR, menyampaikan bahwa seri Cianjur dirancang dengan standar internasional dan diharapkan memberi manfaat luas bagi daerah. Manfaat yang disebut mencakup promosi pariwisata serta pemberdayaan masyarakat lokal. Ruli menjelaskan bahwa warga akan dilibatkan secara langsung dalam penyelenggaraan event, sehingga keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur dari rancangan manfaat tersebut.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Pemkab Cianjur dan JOTR Organizer berkolaborasi dalam penyelenggaraan JOTR Cianjur Series 2026. Melalui kerja sama itu, ajang ini diharapkan memperkuat citra Cianjur di tingkat Asia Tenggara sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Harapan tersebut sejalan dengan tujuan yang disampaikan pemerintah daerah dan penyelenggara, yakni menghubungkan event olahraga dengan promosi pariwisata serta pemberdayaan masyarakat lokal.