Cianjur dan Desa Sukasirna Juara 1 Jamsostek Award 2026
CIANJUR.CO - Kabupaten Cianjur meraih Juara 1 Jamsostek Award 2026 kategori Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan serupa juga diraih Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, yang menjadi Juara 1 kategori Desa. Capaian keduanya menempatkan pemerintah kabupaten dan desa tersebut sebagai penerima penghargaan pada dua kategori berbeda dalam ajang yang sama.
Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan kepada Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. Penyerahan berlangsung dalam kegiatan Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat di Ballroom Mason Pine Hotel, Kamis (17/9/2026). Apresiasi itu diberikan di tengah komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih Kabupaten Cianjur dan Desa Sukasirna. Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja. “Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan keberkahan,” ujar Bupati, sebelum menyebut capaian juara pertama pada kategori Kabupaten/Kota dan Desa.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Menurut Bupati, upaya memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan kepada pekerja formal di instansi maupun perusahaan. Pemerintah juga menyasar pekerja informal dengan beragam profesi. Ia menyebut petani, asisten rumah tangga, dan tukang becak sebagai contoh kelompok pekerja yang termasuk dalam cakupan perhatian tersebut.
Dalam keterangannya, Mohammad Wahyu Ferdian menjelaskan bahwa komitmen itu berkaitan dengan perlindungan dan kesejahteraan pegawai di instansi ataupun pabrik, sekaligus pekerja di luar sektor formal. Perluasan sasaran tersebut berarti perlindungan tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan pekerja yang berada di lingkungan perusahaan atau instansi, tetapi juga masyarakat yang menjalankan profesi informal.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Bupati menilai jaminan sosial ketenagakerjaan penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan pekerjaan dengan lebih tenang ketika menghadapi risiko kerja. Perlindungan yang disebut mencakup kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, hingga risiko meninggal dunia. Ia berharap jaminan tersebut membuat masyarakat dapat berprofesi tanpa rasa cemas. “Mudah-mudahan masyarakat bisa menjalankan profesinya dengan tenang tanpa cemas,” tuturnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan akan terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat pelaksanaan jaminan sosial dan ketenagakerjaan di Kabupaten Cianjur. Pernyataan itu menegaskan bahwa perluasan kepesertaan dan penguatan pelaksanaan perlindungan masih menjadi agenda pemerintah setelah penghargaan diterima.
Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja
Capaian kabupaten dan Desa Sukasirna disebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang semakin luas dan inklusif. Kolaborasi yang diharapkan melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, perhatian dalam upaya tersebut mencakup perlindungan pekerja lintas profesi dan keterlibatan berbagai pihak.