Bupati Cianjur Dorong Inovasi PKBM dan SKB di Gema Tunas V
CIANJUR.CO - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mendorong Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) terus berinovasi. Ia berharap pendidikan nonformal yang diselenggarakan kedua lembaga tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.
Dorongan itu disampaikan Wahyu saat menghadiri Gema Tunas V PKBM & SKB Jawa Barat 2026 di Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Pacet, Jumat (18/9/2026). Berdasarkan laporan Pemkab Cianjur, kegiatan tersebut mempertemukan peserta PKBM dan SKB dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kehadiran peserta dari beragam daerah menjadi bagian dari kegiatan yang tidak hanya berisi silaturahmi, tetapi juga membuka ruang bertukar pengalaman.
Wahyu menilai pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan. Peran itu juga mencakup kesempatan untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan kemandirian. Karena itu, ia mendorong PKBM dan SKB menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar memberi kesempatan belajar, tetapi juga menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan peserta dan masyarakat.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Dalam pandangannya, Gema Tunas V dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kemampuan. Peserta juga diharapkan dapat membawa pengalaman dan hal-hal yang dipelajari selama kegiatan ke lingkungan masing-masing. Dengan begitu, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling berbagi sekaligus mendukung pengembangan keterampilan yang dapat diterapkan di luar kegiatan.
“Pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan,” ujar Wahyu. Ia berharap kegiatan itu memberikan pengalaman serta keterampilan yang bermanfaat bagi para peserta. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kesempatan belajar yang berkelanjutan dan keterampilan yang berguna bagi peserta.
Selain menyampaikan harapan terhadap manfaat kegiatan, Wahyu berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian dengan penuh semangat. Ia juga meminta mereka menjaga kesehatan dan mempertahankan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik. Pesan itu mencakup keterlibatan peserta selama kegiatan serta kesungguhan mereka dalam menuntaskan pendidikan.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Bupati Cianjur berharap peserta Gema Tunas V tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan memiliki keterampilan. Ia juga berharap mereka mampu menciptakan peluang usaha serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan kemampuan yang didorong melalui pendidikan nonformal diharapkan berhubungan dengan kemandirian dan kontribusi peserta di lingkungannya.
Wahyu turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan Gema Tunas V. Pihak yang disebut meliputi panitia, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten dan desa, serta berbagai mitra yang terlibat. Apresiasi itu disampaikan atas dukungan mereka terhadap terselenggaranya kegiatan.
Ia berharap keberadaan Gema Tunas V PKBM & SKB di Jawa Barat semakin kuat dalam memberikan layanan pendidikan, pembinaan, dan pengembangan keterampilan. Layanan tersebut, menurut harapannya, perlu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Wahyu juga menyampaikan pesan agar PKBM dan SKB terus meningkatkan hal-hal baik, berkarya, berbakti, dan peduli.
Baca juga: Bupati Cianjur Pimpin Gorol Pembangunan Jalan di Sukaraharja
“Mudah-mudahan PKBM & SKB bisa meningkatkan hal-hal baik, terus berkarya, berbakti, dan peduli,” katanya. Pesan itu disampaikan bersama harapan agar lembaga pendidikan nonformal terus memberi layanan dan pembinaan yang dibutuhkan masyarakat.
Gema Tunas V PKBM & SKB Jawa Barat 2026 mengusung semangat “Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru”. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat peran pendidikan nonformal dalam menciptakan masyarakat yang berdaya, terampil, dan mandiri. Harapan itu sejalan dengan dorongan Wahyu agar PKBM dan SKB berinovasi serta memberikan manfaat nyata melalui pendidikan nonformal.