RS Pagelaran Operasikan Gedung PONEK Baru untuk Perkuat Layanan Darurat
CIANJUR.CO - Rumah Sakit (RS) Pagelaran mengoperasikan gedung baru Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan ibu dan bayi di wilayah Cianjur Selatan. Gedung tersebut diresmikan Bupati Cianjur, dr. Wahyu, pada Selasa (3/02/2026), di tengah meningkatnya jumlah pasien rumah sakit itu.
Dikutip dari laman resmi CianjurKab, Pemkab Cianjur menyampaikan bahwa pengoperasian fasilitas ini menjadi langkah RS Pagelaran dalam menjawab lonjakan pasien sekaligus memperkuat perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah selatan. Layanan PONEK disiapkan dengan jalur khusus yang terpisah dari Unit Gawat Darurat (UGD) umum.
Direktur RS Pagelaran, dr. Irvan Nur Fauzy, menjelaskan bahwa pemisahan jalur tersebut ditujukan untuk memangkas waktu birokrasi penanganan medis, terutama bagi ibu hamil yang mengalami kondisi darurat. Dengan jalur tersendiri, pasien dapat memperoleh penanganan melalui layanan yang secara khusus menangani kegawatdaruratan obstetri dan neonatal.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Kecepatan tindakan menjadi salah satu sasaran dari fasilitas baru itu. dr. Irvan menyebut tindakan operasi dirancang dapat dilakukan maksimal 30 menit setelah diagnosis ditegakkan. “Kecepatan adalah kunci dalam situasi darurat maternal,” ujarnya.
Pengoperasian gedung baru berlangsung saat kunjungan ke RS Pagelaran menunjukkan tren peningkatan. Data rumah sakit mencatat kunjungan rawat inap naik 20 persen, sedangkan kunjungan rawat jalan bertambah 15 persen. Pada saat yang sama, tingkat hunian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) telah mencapai 90 persen.
Menanggapi tingginya pemanfaatan layanan tersebut, dr. Irvan menyampaikan rencana menambah kapasitas rawat inap secara bertahap. Ia menegaskan penambahan tempat tidur akan disertai penguatan ruang intensif, agar peningkatan kapasitas perawatan juga didukung kesiapan layanan bagi pasien yang membutuhkan penanganan intensif.
Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas
“Setiap penambahan tempat tidur akan dibarengi dengan peningkatan 10 persen kapasitas ruang intensif seperti ICU dan NICU,” kata dr. Irvan. Dengan demikian, rencana ekspansi rawat inap yang disampaikan rumah sakit mencakup pula kapasitas ICU dan NICU, masing-masing dalam peningkatan ruang intensif yang disebutkan sebesar 10 persen.
Dalam peresmian, Bupati Cianjur dr. Wahyu juga menekankan bahwa peningkatan layanan harus diikuti kesiapan sumber daya pendukung. Ia secara khusus menyoroti ketersediaan darah untuk mengantisipasi risiko pendarahan saat persalinan. Menurutnya, pembukaan layanan PONEK perlu diiringi penyediaan gerai transfusi darah.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
dr. Wahyu menyatakan peralatan medis akan terus dilengkapi dan ditingkatkan. Upaya tersebut, menurut Bupati, akan dilakukan melalui kerja sama dengan PMI maupun penguatan internal rumah sakit. Ketersediaan darah dan peralatan menjadi bagian dari kesiapan yang ia tekankan seiring beroperasinya layanan baru itu.
Melalui pengembangan tersebut, masyarakat di wilayah selatan Cianjur diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk memperoleh pelayanan kesehatan darurat. Tujuan yang disampaikan dalam pengembangan RS Pagelaran ini adalah menghadirkan penanganan yang cepat, aman, dan berkualitas bagi warga di wilayah tersebut.