Kemendagri Terbitkan 63.230 Dokumen Kependudukan Gratis bagi Warga Terdampak Bencana
CIANJUR.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempercepat pemulihan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra. Hingga informasi ini disampaikan, sebanyak 63.230 dokumen kependudukan telah diproduksi kembali. Penerbitan tersebut diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya kepada warga.
Dikutip dari laman resmi CianjurKab, Pemkab Cianjur menyampaikan bahwa Kemendagri mengerahkan sembilan tim khusus sejak 15 November. Tim-tim tersebut mendukung pelayanan administrasi kependudukan serta pencatatan sipil pada 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Langkah ini difokuskan untuk membantu warga memperoleh kembali dokumen yang hilang atau mengalami kerusakan.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Pelayanan yang diberikan mencakup penerbitan ulang sejumlah dokumen penting. Jenisnya antara lain Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, dan akta kematian. Selain dokumen-dokumen itu, berbagai dokumen kependudukan lain juga dapat diterbitkan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan cakupan tersebut, layanan tidak terbatas pada satu jenis administrasi, melainkan menyesuaikan dokumen yang diperlukan warga terdampak.
Kemendagri menyatakan pelayanan diarahkan agar berlangsung cepat dan tidak membebani masyarakat dengan biaya. Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengatakan dukungan kepada warga yang kehilangan dokumen akan diteruskan. “kami akan terus bekerja,” ujar Tito. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut ditujukan agar masyarakat kembali memiliki data dan dokumen mereka, serta menegaskan bahwa layanan itu tidak dipungut bayaran.
Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas
Di sisi pelayanan daerah, sebagian besar unit Dukcapil di wilayah terdampak tetap beroperasi. Dari total 52 daerah, hanya tiga unit yang sempat mengalami kendala, yaitu unit di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Langsa. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan pada wilayah terdampak lainnya tetap berjalan meskipun pemulihan dokumen dilakukan secara bersamaan.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Kendala teknis yang dialami tiga unit tersebut telah diperbaiki. Sementara itu, sembilan tim khusus Kemendagri menjalankan dukungan layanan di wilayah terdampak, dengan fokus pada penggantian dokumen yang hilang atau rusak. Jumlah 63.230 dokumen yang diproduksi tanpa biaya menjadi capaian yang disampaikan dalam upaya pemulihan administrasi kependudukan tersebut. Dokumen yang diterbitkan kembali meliputi KK, KTP elektronik, akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen lain yang diperlukan masyarakat.