TechCrunch Disrupt 2026 Beri Diskon 50 Persen untuk Dua Hari Terakhir
CIANJUR.CO - TechCrunch Disrupt 2026 masih menyisakan dua hari rangkaian acara di Moscone West, San Francisco, setelah hari pertama berakhir. Untuk menarik pengunjung yang ingin bergabung pada sisa acara, penyelenggara menawarkan potongan harga 50 persen untuk semua jenis tiket. Dengan penawaran tersebut, peserta dapat mengikuti dua hari penuh program Disrupt dengan harga setengah dari tarif tiket yang berlaku sebelumnya.
Berdasarkan laporan TechCrunch AI, agenda acara berlangsung pada 14–15 Oktober di Moscone West. Program yang tersisa mencakup sesi panggung, pembahasan kecerdasan buatan, pameran perusahaan rintisan, serta kegiatan yang memberi ruang untuk bertemu dan berjejaring. Fokus pembahasan pada hari-hari tersebut juga mencakup AI fisik dan perangkat lunak, selain beragam topik yang dibawa para pembicara dan peserta.
Salah satu agenda utama yang masih dapat diikuti adalah sesi di Disrupt Stage. Sejumlah pembicara yang dijadwalkan tampil antara lain aktor Mark Wahlberg, CEO Replit Amjad Masad, serta Panos Panay dari Amazon. Acara itu juga menghadirkan Toni Schneider dan Rose Wang, yang disebut sebagai CEO dan COO Bluesky. Susunan pembicara tersebut menjadi bagian dari program panggung utama yang masih berlangsung selama dua hari terakhir.
Baca juga: Floqer Siapkan Database AI Open Source untuk Tim Penjualan
Perhatian lain tertuju pada kehadiran kelima mitra Benchmark dalam satu penampilan bersama. TechCrunch AI menyebut kemunculan seluruh mitra perusahaan tersebut secara bersamaan sebagai penampilan langka. Mereka melengkapi daftar pembicara dari bidang hiburan, teknologi, dan perusahaan rintisan yang mengisi Disrupt Stage.
Selain panggung utama, tersedia dua panggung khusus AI. Alexander Embiricos, Head of Enterprise Product OpenAI, dijadwalkan membahas peluncuran agen Dots. Para pemimpin dari Anthropic, Hugging Face, Clay, dan sejumlah pihak lain juga akan hadir dalam rangkaian pembahasan kecerdasan buatan tersebut. Dengan begitu, agenda AI menjadi salah satu bagian penting dari program yang masih dapat diikuti peserta.
Baca juga: Zenzap Raih Pendanaan US$44 Juta untuk Aplikasi Chat Kerja Berbasis AI
Di area pameran, lebih dari 320 exhibitor menampilkan perusahaan rintisan mereka di Expo Hall yang telah diperbarui dan dipadati peserta. Pengunjung juga bisa mengikuti sesi Breakouts serta Roundtable interaktif. Rangkaian tersebut berjalan berdampingan dengan kesempatan berjejaring dan berbagai acara sampingan yang berlangsung di San Francisco.
Kompetisi pitch Startup Battlefield 200 juga masih berlanjut di Disrupt Stage. Kompetisi ini menjadi bagian dari agenda yang tersisa, bersama sesi pembicara dan pameran. Peserta yang hadir pada dua hari terakhir masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan rangkaian kompetisi tersebut, meskipun waktu untuk menjelajahi keseluruhan program lebih singkat dibandingkan mereka yang datang sejak hari pertama.
Baca juga: Scimplify Raih Pendanaan US$25 Juta, Perluas Jaringan Produksi AI
Penawaran potongan harga berlaku untuk seluruh jenis tiket, termasuk pilihan tiket dengan tingkat akses berbeda. Penyelenggara juga menyebut tersedia tiga opsi lain untuk pengunjung yang menginginkan pengalaman tingkat awal di Disrupt. Meski bahan informasi tidak merinci fasilitas pada masing-masing pilihan, diskon 50 persen dimaksudkan untuk membuat keikutsertaan dalam sisa program lebih terjangkau.
TechCrunch AI mengarahkan penawaran ini kepada calon peserta yang masih mempertimbangkan untuk hadir, termasuk pendiri startup. Alasan untuk bergabung dapat mencakup kesempatan bertemu investor yang berpotensi mendukung pendanaan, mencari calon rekan pendiri, belajar dari orang-orang yang telah membangun usaha, atau memperluas jejaring. Pesan penyelenggara menekankan agar calon pengunjung mengambil keputusan sebelum acara memasuki hari terakhir, ketika kesempatan mengikuti seluruh sisa rangkaian akan semakin terbatas.