Bupati Cianjur Tekankan Nasionalisme dan Pencegahan Narkoba di SMKN 1 Cipanas
CIANJUR.CO - Bupati Cianjur dr. Wahyu menekankan penguatan nasionalisme, karakter kebangsaan, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar ketika menjadi pembina Apel Kebangsaan di SMKN 1 Cipanas, Senin (26/01/2026). Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi sekolah itu. Amanat bupati menggabungkan pesan mengenai nilai kebangsaan dengan sejumlah hal yang berkaitan langsung dengan pembinaan generasi muda, termasuk disiplin, keterampilan, dan sikap menghadapi perkembangan teknologi.
Dikutip dari laman resmi CianjurKab, apel itu dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Cianjur, Kepala BNN Kabupaten Cianjur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pendidik. Kehadiran para pemangku peran tersebut menyertai kegiatan yang membahas pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan pencegahan narkoba. Pemkab Cianjur menyampaikan bahwa bupati mengapresiasi sinergi SMKN 1 Cipanas, Kesbangpol, dan BNN dalam bidang-bidang tersebut.
Baca juga: Rembug Warga di Sukanagara, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Masyarakat
Apresiasi itu disampaikan dalam konteks kerja bersama untuk membina karakter pelajar, memperkuat wawasan kebangsaan, dan mencegah narkoba. Dalam amanatnya, dr. Wahyu juga menyebut Apel Kebangsaan sebagai momentum untuk menanamkan nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Pesan tersebut diarahkan kepada para siswa yang mengikuti apel, dengan penekanan bahwa pembentukan karakter kebangsaan menjadi salah satu bagian dari kegiatan itu.
Selain menyampaikan nilai persatuan, bupati mendorong pelajar meningkatkan keterampilan dan disiplin. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ketiga hal tersebut—keterampilan, disiplin, dan kemampuan beradaptasi—disampaikan bersama penguatan nasionalisme, sehingga amanat apel mencakup nilai kebangsaan sekaligus bekal yang perlu diperhatikan pelajar.
Baca juga: Abi Ramzi Buka Bulan Dana PMI Cianjur 2026, Ajak Warga Bersolidaritas
Dalam kesempatan yang sama, dr. Wahyu mengingatkan bahaya narkoba, radikalisme, dan hoaks. Ia menyampaikan bahwa hal-hal tersebut dapat mengancam masa depan generasi muda. Peringatan itu melengkapi pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang menjadi salah satu perhatian utama dalam apel, serta disampaikan bersamaan dengan ajakan memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan pelajar.
Baca juga: Gebyar Rutilahu Cianjur, 1.546 Rumah Dibangun Serentak di 22 Kecamatan
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur berupaya membentuk generasi muda yang nasionalis, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Pelajar juga diharapkan siap menjadi agen perubahan. Upaya yang disampaikan dalam apel itu menghubungkan pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan dengan dorongan meningkatkan keterampilan, disiplin, serta sikap adaptif terhadap teknologi. Tujuan yang disebutkan pemerintah daerah adalah Cianjur maju dan Indonesia kuat.