AKBP Beddy Suwendi, Polisi dengan Jargon “Ratakan!” Resmi Jabat Kapolres Cianjur, Gantikan AKBP Alexander Yurikho Hadi
CIANJUR.CO - Pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Cianjur menandai babak baru dalam perjalanan pengabdian institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kepada masyarakat. AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Cianjur, menggantikan AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirresnarkoba) Polda Jawa Barat.
Prosesi serah terima jabatan tersebut berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Pergantian ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Momentum pergantian pucuk pimpinan tersebut turut diiringi ungkapan penghormatan dan harapan yang disampaikan keluarga besar Polres Cianjur melalui akun Instagram resminya, @polres.cianjur. Dalam dua publikasi terpisah, jajaran kepolisian menyampaikan sambutan kepada pejabat baru sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kapolres sebelumnya.
Baca juga: Lebih dari 7.000 Santri Meriahkan Hari Santri di Sindangbarang
Sambut AKBP Beddy Suwendi, Polres Cianjur Teguhkan Semangat Pengabdian
Melalui unggahan di media sosial, keluarga besar Polres Cianjur menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Beddy Suwendi yang kini dipercaya memimpin institusi kepolisian di wilayah Kabupaten Cianjur.
Ucapan tersebut bukan sekadar bentuk penyambutan secara kelembagaan, melainkan juga mencerminkan harapan terhadap kesinambungan kepemimpinan dan penguatan kualitas pelayanan publik.
Polres Cianjur berharap amanah baru yang diemban AKBP Beddy Suwendi dapat menghadirkan semangat dan energi positif dalam melanjutkan pengabdian, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar senantiasa berada dalam kondisi aman dan kondusif.
Dalam pesan penyambutannya, Polres Cianjur turut menekankan pentingnya kebersamaan, penguatan sinergi, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Harapan tersebut sejalan dengan tanggung jawab strategis seorang Kapolres yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memastikan hadirnya pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sebelum dipercaya mengemban jabatan sebagai Kapolres Cianjur, AKBP Beddy Suwendi menjabat sebagai Kapolres Seruyan, Polda Kalimantan Tengah. Penugasannya di Cianjur merupakan bagian dari rangkaian mutasi sejumlah pejabat kepolisian yang berlangsung pada Oktober 2026.
Pengalaman memimpin satuan kewilayahan sebelumnya menjadi bagian dari bekal kepemimpinan yang dibawanya dalam menjalankan tanggung jawab baru. Meski demikian, setiap wilayah memiliki karakteristik sosial, geografis, serta dinamika keamanan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan kepolisian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Bagi Kabupaten Cianjur, kesinambungan koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, unsur masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung terpeliharanya ketertiban serta stabilitas keamanan wilayah.
Baca juga: Guru SMP di Cianjur Ditodong Pistol Saat Motornya Dicuri
Apresiasi atas Pengabdian AKBP Alexander Yurikho Hadi
Seiring dengan penyambutan Kapolres baru, keluarga besar Polres Cianjur juga menyampaikan penghargaan kepada AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi atas dedikasi, kontribusi, dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Cianjur.
Melalui publikasi terpisah di akun Instagram resminya, Polres Cianjur memberikan ucapan terima kasih sekaligus menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi perjalanan tugas berikutnya.
Ungkapan penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan institusional terhadap seorang perwira yang telah menjalankan tanggung jawab kepemimpinan di tengah berbagai dinamika pelayanan dan pemeliharaan keamanan masyarakat.
AKBP Alexander Yurikho Hadi diketahui mulai menjabat sebagai Kapolres Cianjur pada Januari 2026. Dalam periode kepemimpinannya, ia menjalankan berbagai tanggung jawab kepolisian, termasuk pembinaan personel, pelayanan masyarakat, serta pengawasan pelaksanaan tugas di lingkungan Polres Cianjur.
Seperti di kutip dari laman Tribratanews Polda Jabar, salah satu kegiatan pada masa kepemimpinannya adalah pemberian penghargaan kepada personel yang menunjukkan prestasi dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Pada awal Oktober 2026, Polres Cianjur menggelar kegiatan kenaikan pangkat pengabdian sekaligus memberikan penghargaan kepada personel Satuan Lalu Lintas atas kinerja pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Penghargaan terhadap personel tersebut mencerminkan pentingnya pembinaan sumber daya manusia dan apresiasi atas pelaksanaan tugas kepolisian, terutama pada bidang pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pesan perpisahannya, Polres Cianjur juga menyampaikan harapan agar AKBP Alexander Yurikho Hadi senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberhasilan dalam menjalankan tanggung jawab pada jabatan barunya.
Ungkapan itu menjadi penanda bahwa pergantian jabatan tidak mengakhiri hubungan pengabdian, melainkan merupakan kelanjutan perjalanan profesional dalam lingkup tanggung jawab yang berbeda.
Baca juga: Sugiono Tajamkan Sasaran Dana Abadi LPDP untuk Riset dan Talenta Strategis
Emban Amanah Baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Jawa Barat
Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat.
Penugasan tersebut menempatkannya pada lingkup tanggung jawab yang lebih luas dalam mendukung pelaksanaan fungsi reserse narkoba di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Jabatan ini memiliki peran strategis, terutama dalam mendukung koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta pelaksanaan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang berkaitan dengan narkotika.
Persoalan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika merupakan tantangan penegakan hukum yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, koordinasi antarsatuan, serta pendekatan yang terukur sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dalam konteks tersebut, pengalaman kepemimpinan di tingkat kepolisian resor menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pada jenjang penugasan berikutnya.
Keluarga besar Polres Cianjur berharap amanah baru yang dipercayakan kepada AKBP Alexander Yurikho Hadi dapat dijalankan dengan baik serta membawa keberhasilan dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pesan penghormatan tersebut ditutup dengan ungkapan nilai-nilai pengabdian, yakni Setia, Inspiratif, Amanah, Produktif, sebagai representasi semangat yang ingin terus dijaga dalam lingkungan institusi.
Baca juga: Blackstone Nilai Kekhawatiran Utang Infrastruktur AI Berlebihan
Pergantian Kepemimpinan dan Harapan bagi Pelayanan Kepolisian di Cianjur
Pergantian Kapolres Cianjur merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi Polri yang berlangsung melalui mutasi dan rotasi jabatan. Proses ini menjadi instrumen untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang bagi pengembangan kepemimpinan dan pengalaman profesional personel kepolisian.
Dalam konteks pelayanan publik, setiap pergantian kepemimpinan membawa tanggung jawab untuk mempertahankan program yang telah berjalan baik, melakukan evaluasi terhadap berbagai kebutuhan organisasi, serta menghadirkan peningkatan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.
Tantangan tersebut membutuhkan kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi efektif, memperkuat kedisiplinan personel, dan menjaga hubungan konstruktif dengan masyarakat.
Keberhasilan kepolisian dalam melaksanakan tugas tidak semata-mata tercermin melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kemampuan membangun kepercayaan publik, memberikan perlindungan, serta menghadirkan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat tetap menjadi unsur penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Hubungan yang dilandasi komunikasi terbuka dan kerja sama yang baik antara kepolisian dengan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Kehadiran AKBP Beddy Suwendi sebagai Kapolres Cianjur diharapkan dapat melanjutkan kesinambungan pengabdian tersebut, sekaligus menghadirkan langkah-langkah kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat Kabupaten Cianjur.
Sementara itu, penugasan baru AKBP Alexander Yurikho Hadi di Polda Jawa Barat menjadi kelanjutan perjalanan pengabdiannya dalam menjalankan tanggung jawab kepolisian pada tingkat yang berbeda.
Pada akhirnya, pergantian kepemimpinan bukan sekadar peralihan jabatan, melainkan bagian dari keberlanjutan tanggung jawab institusi dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terus diperkuat, babak baru kepemimpinan Polres Cianjur diharapkan menjadi momentum untuk menjaga profesionalisme, meningkatkan kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis, responsif, dan berintegritas.
Jargon “Ratakan!” dan Karakter Ketegasan AKBP Beddy Suwendi
Di balik perjalanan kariernya sebagai perwira menengah Kepolisian Negara Republik Indonesia, AKBP Beddy Suwendi memiliki satu ciri khas yang cukup dikenal masyarakat, yakni jargon “Ratakan!”. Ungkapan tersebut bahkan telah melekat pada identitas publiknya hingga ia dikenal dengan julukan “Beddy Ratakan”.
Jargon yang terdengar singkat, lugas, dan penuh penekanan itu menjadi salah satu karakter yang membedakan sosok AKBP Beddy Suwendi dalam berbagai penugasan sebelumnya. Khususnya ketika bertugas di bidang reserse kriminal, ungkapan “Ratakan!” kerap dikaitkan dengan ketegasannya dalam menghadapi berbagai bentuk tindak kejahatan.
Nama “Beddy Ratakan” semakin dikenal ketika dirinya mengemban tugas sebagai Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Kasubdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur. Dalam sejumlah publikasi media, jargon tersebut menggambarkan semangat penindakan terhadap pelaku kejahatan tanpa membedakan latar belakang, kedudukan, maupun status sosial.
Kendati demikian, ketegasan dalam penegakan hukum tetap harus ditempatkan dalam koridor profesionalisme, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam konteks tersebut, jargon “Ratakan!” dapat dipahami sebagai simbol ketegasan dalam memberantas tindak kriminalitas, bukan sebagai pembenaran terhadap tindakan sewenang-wenang ataupun pendekatan represif di luar prosedur hukum.
Di sisi lain, perjalanan pengabdiannya juga memperlihatkan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan fungsi kepolisian. Ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan kepedulian terhadap masyarakat merupakan dua prinsip yang dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional.
Kini, seiring dengan amanah baru sebagai Kapolres Cianjur, jargon yang telah menjadi bagian dari identitas publik AKBP Beddy Suwendi tersebut turut menyertai perjalanan kepemimpinannya di wilayah Kabupaten Cianjur.
Kehadirannya membawa harapan agar semangat ketegasan dalam penegakan hukum dapat diwujudkan melalui langkah-langkah yang terukur, berkeadilan, serta tetap mengedepankan pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat.
Bagi masyarakat Cianjur, kepemimpinan yang tegas sekaligus humanis menjadi salah satu harapan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban. Terlebih, wilayah Kabupaten Cianjur memiliki dinamika sosial dan karakteristik geografis yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian secara profesional, responsif, dan berkesinambungan.
Dengan demikian, “Ratakan!” bukan semata jargon yang melekat pada sosok AKBP Beddy Suwendi, melainkan juga representasi citra ketegasan yang dikenal publik sepanjang perjalanan kedinasannya. Implementasi nilai-nilai tersebut dalam kepemimpinannya sebagai Kapolres Cianjur tentu akan tercermin melalui kebijakan, langkah penegakan hukum, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (Ifan/Cianjur.co)