• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemenko PMK Minta Realisasi TKD Pascabencana Aceh Dipercepat

by
October 6, 2026
in Nasional
0
Kemenko PMK Minta Realisasi TKD Pascabencana Aceh Dipercepat

Kemenko PMK mendorong percepatan realisasi TKD tambahan untuk pemulihan pascabencana di Aceh, dengan target minimal 50 persen hingga akhir Oktober.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong pemerintah daerah mempercepat realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan dan Bantuan Keuangan untuk mendukung rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh. Percepatan tersebut dibahas bersama sejumlah pemerintah daerah dalam Focus Group Discussion (FGD) di Takengon, Jumat (2/10/2026).

Berdasarkan laporan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, pertemuan itu secara khusus membahas realisasi TKD tambahan kabupaten dan kota di Aceh. Forum tersebut menjadi ruang untuk melihat perkembangan penggunaan anggaran, mengidentifikasi hambatan di daerah, serta membicarakan dukungan yang dibutuhkan agar pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

FGD dipimpin Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh yang juga menjabat Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal. Hadir dalam kegiatan itu Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK Merry Efriana, Kasubdit Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Wilayah I Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Andriyani, serta Pamen Ahli Bidang Manajemen Sistem Pertahanan Negara Kodam Iskandar Muda Kolonel Infanteri Yunardi.

Baca juga: Inspektorat Kemenko PMK dan Kementerian PANRB Bahas Protokol Kolaborasi APIP

Peserta lainnya mencakup Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Wakil Bupati Bener Meriah, Sekretaris Daerah Pidie, Pidie Jaya, dan Nagan Raya, Kepala Pelaksana BPBA, Kepala Dinas Pengairan Aceh, Kepala Dinas PUPR Aceh, serta Bappeda Aceh. Keterlibatan unsur pemerintah daerah dan kementerian/lembaga tersebut berkaitan dengan pembahasan kemajuan, kendala, dan kebutuhan koordinasi dalam pelaksanaan pemulihan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawalan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatera. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bertindak sebagai Ketua Pengarah Satgas PRRP Sumatera. Dalam kerangka itu, percepatan TKD dibahas sebagai salah satu dukungan bagi rehabilitasi dan rekonstruksi, bersamaan dengan pemantauan hasil yang mulai dirasakan masyarakat terdampak.

Merry Efriana menegaskan bahwa ukuran percepatan tidak cukup dilihat dari besarnya serapan anggaran. Menurut dia, anggaran yang tersedia perlu segera diwujudkan menjadi pekerjaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak. Ia juga meminta setiap daerah mengetahui kegiatan yang telah berjalan, bagian yang masih terhambat, dan hal yang perlu segera dituntaskan.

Baca juga: Surplus Perdagangan Indonesia Agustus 2026 Menguat Jadi USD 3,55 Miliar

“Yang kita kejar bukan semata-mata angka serapan, tetapi bagaimana anggaran yang sudah tersedia dapat segera diterjemahkan menjadi pekerjaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.”

Dalam forum tersebut, beberapa daerah melaporkan realisasi yang masih rendah. Aceh Tengah mencatat sekitar 27 persen, Bener Meriah 13 persen, Pidie Jaya 12,25 persen secara keuangan, sementara Nagan Raya sekitar 2,6 persen. Angka-angka itu disampaikan dalam pembahasan capaian daerah, dengan kondisi realisasi yang berbeda di masing-masing wilayah.

Sejumlah kendala turut diidentifikasi, yakni proses pengadaan, perubahan perencanaan, pembebasan lahan, dan kebutuhan alat berat. Hambatan tersebut menjadi bahan pembahasan agar pemerintah daerah dapat mengetahui lebih awal pekerjaan yang berisiko tertunda serta kebutuhan yang memerlukan dukungan dari pihak lain.

Kemenko PMK mendorong pemerintah daerah segera memperbarui data realisasi dan menyusun prognosis sampai akhir Oktober. Target yang diminta untuk dicapai minimal 50 persen. Daerah juga diminta melaporkan kendala yang membutuhkan dukungan lintas kementerian/lembaga, sehingga penanganannya dapat dibahas dan dikoordinasikan, bukan hanya tercatat sebagai hambatan pelaksanaan.

Baca juga: Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi 56 UMK di Depok dan Tangsel

Merry mengingatkan bahwa paket pekerjaan yang berisiko tidak selesai perlu diketahui sejak sekarang. Informasi lebih awal, kata dia, memberi kesempatan bagi Satgas untuk menentukan pekerjaan yang perlu didampingi dan persoalan yang memerlukan koordinasi lintas kementerian/lembaga. Dengan demikian, pembahasan risiko tidak menunggu hingga mendekati akhir tahun anggaran.

Selain realisasi TKD, FGD juga membahas perkembangan pembangunan infrastruktur dan hunian bagi masyarakat terdampak. Hasil pembahasan akan menjadi bahan tindak lanjut Satgas PRRP Sumatera untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. Evaluasi lanjutan atas perkembangan tersebut direncanakan berlangsung pada akhir Oktober 2026.

Tags: AcehKemenko PMKPemulihan PascabencanaTransfer ke Daerah
Previous Post

Aten Munajat Dorong Budaya Sunda Ditanamkan kepada Generasi Muda

Next Post

Warsito: Ketahanan Energi Perlu Perubahan Karakter dan Budaya

Next Post
Warsito: Ketahanan Energi Perlu Perubahan Karakter dan Budaya

Warsito: Ketahanan Energi Perlu Perubahan Karakter dan Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Aten Munajat Dorong Budaya Sunda Ditanamkan kepada Generasi Muda

Aten Munajat Dorong Budaya Sunda Ditanamkan kepada Generasi Muda

October 6, 2026
Dinsos Cianjur Perbarui Data Bansos, Desil 1 Jadi Sasaran Utama

Dinsos Cianjur Perbarui Data Bansos, Desil 1 Jadi Sasaran Utama

October 6, 2026
Kanwil Ditjenpas Jabar Masih Menunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz

Kanwil Ditjenpas Jabar Masih Menunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz

October 6, 2026
Dinkes Bandung Lacak Sasaran Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

Dinkes Bandung Lacak Sasaran Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

October 6, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co