Yelp Hadirkan AI untuk Mengecek Waktu Tunggu Restoran
CIANJUR.CO - Yelp menambahkan fitur berbasis kecerdasan buatan yang dapat menelepon restoran atas nama pengguna untuk menanyakan waktu tunggu. Fitur bernama Check for Me ini dirancang agar orang bisa memperoleh informasi sebelum memutuskan datang ke restoran yang mereka temukan melalui aplikasi.
Berdasarkan laporan TechCrunch AI, Check for Me akan muncul pada halaman restoran di aplikasi Yelp. Pengguna cukup memasukkan jumlah orang dalam rombongan dan nomor telepon. Setelah itu, agen suara AI Yelp akan menghubungi restoran untuk menanyakan waktu tunggu, lalu mengirimkan hasilnya melalui pesan teks. Pengguna dapat mempertimbangkan informasi tersebut sebelum menentukan apakah akan berkunjung ke tempat itu.
Kemampuan menelepon bisnis menggunakan asisten pribadi berbasis AI telah mulai muncul dalam beberapa pekan terakhir. Layanan seperti Instinct, Fo, dan Muse memungkinkan pengguna menghubungi bisnis untuk urusan dukungan pelanggan maupun pemesanan janji. Yelp kini membawa pola serupa ke pencarian restoran, dengan agen yang melakukan panggilan untuk keperluan khusus: memastikan berapa lama pengunjung perlu menunggu.
Langkah ini juga melengkapi teknologi suara yang sebelumnya dikembangkan perusahaan. Tahun lalu, Yelp memperkenalkan solusi suara untuk restoran dan penyedia layanan. Dengan Check for Me, platform penemuan bisnis itu kini menyediakan fitur yang berhadapan langsung dengan kebutuhan konsumen. Namun, komunikasi tersebut berpotensi melibatkan dua agen sekaligus apabila agen pengguna berbicara dengan agen milik restoran. Yelp mengakui kemungkinan komunikasi ant agen itu tidak berjalan mulus dan percakapan dapat mengalami kendala.
Baca juga: Otter.ai Raih Pendanaan $320 Juta untuk Perluas Bisnis dan Produk
Pembaruan asisten dan fitur personalisasi
Selain panggilan untuk mengecek antrean, Yelp memperbarui asisten AI yang membantu pengguna menemukan restoran dan layanan. Integrasi OpenTable memungkinkan pengguna memesan restoran tanpa keluar dari aplikasi Yelp. Dengan demikian, pencarian dan pemesanan dapat dilakukan dalam aplikasi yang sama.
Asisten tersebut juga akan mengingat preferensi yang pernah disampaikan pengguna dalam percakapan sebelumnya. Perusahaan menyebut peningkatan ini sebagai bagian dari personalisasi, sehingga rekomendasi dapat mempertimbangkan pilihan yang sudah pernah dibicarakan. Pengguna juga dapat membuka riwayat obrolan selama 30 hari terakhir melalui aplikasi. Akses ke riwayat percakapan secara penuh disebut akan tersedia dalam waktu mendatang.
Chatbot Yelp turut dapat menerima permintaan untuk membuat pengingat khusus. Sebagai contoh, pengguna bisa memintanya mengirimkan saran kegiatan akhir pekan setiap Jumat. Fitur ini membuat asisten tidak hanya berfungsi untuk menjawab kebutuhan pencarian saat itu, tetapi juga dapat digunakan untuk mengatur pengiriman saran secara berkala sesuai permintaan.
Baca juga: Mamdani Minta Warga New York Menolak AI Tanpa Pengawasan
Yelp juga mulai memungkinkan pengguna menyusun daftar tempat sendiri. Pada tahap awal, tersedia dua daftar bernama “Been Here” dan “Want toGo”. Pengguna dapat memfilter isi daftar berdasarkan lokasi, kategori, dan jenis masakan. Mereka juga bisa mengatur ulang urutan item, menambahkan catatan pada tempat yang disimpan, serta membagikan daftar kepada orang lain.
Bulan depan, perusahaan akan mulai menampilkan rekomendasi personal mingguan yang disusun berdasarkan item tersimpan dan peringkat pengguna. Yelp juga tengah menyiapkan perubahan lain untuk fitur daftar, termasuk mengubah koleksi menjadi daftar serta menghadirkan tampilan baru pada tab daftar. Pembaruan tersebut dijadwalkan meluncur pada bagian akhir tahun, bersama tampilan peta.
Layanan AI berbayar untuk pemilik bisnis
Perubahan Yelp tidak hanya menyasar konsumen. Perusahaan juga memperkenalkan Smart Lead Reply, produk berbayar yang menggunakan AI untuk membalas pelanggan dan berinteraksi dengan mereka guna menilai atau mengualifikasi prospek. Layanan ini ditujukan kepada pemilik bisnis yang perlu menangani pertanyaan pelanggan yang masuk.
Baca juga: Nscale dan Anthropic Dikabarkan Bahas Kesepakatan Komputasi US$45 Miliar Lagi
Pemilik bisnis yang menggunakan Smart Lead Reply akan dikenai biaya 30 dolar AS per bulan. Mereka dapat menentukan bagaimana agen AI seharusnya menangani percakapan dengan pelanggan. Dengan pengaturan tersebut, respons agen dapat mengikuti arahan yang ditetapkan pemilik usaha, sementara proses membalas dan berinteraksi dengan calon pelanggan dibantu oleh layanan tersebut.
TechCrunch AI juga melaporkan bahwa Meta termasuk perusahaan lain yang tengah menawarkan produk AI kepada usaha kecil untuk menangani pertanyaan masuk dari pelanggan. Perkembangan ini menempatkan Smart Lead Reply dalam tren layanan AI untuk membantu bisnis mengelola komunikasi pelanggan, berdampingan dengan fitur Yelp yang menggunakan agen suara untuk membantu konsumen mencari informasi restoran.