Kebakaran Gudang Sayuran di Pasar Cigombong Cianjur, Stok Siap Kirim Hangus
CIANJUR.CO - Kebakaran terjadi di gudang penyimpanan sayuran yang berada di kawasan Pasar Cigombong, Desa Cigombong, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (12/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan stok sayuran siap kirim, dokumen penting, dan sejumlah barang pribadi pegawai hangus terbakar.
Korsleting listrik diduga menjadi penyebab munculnya api. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai sumber kebakaran tersebut.
Kepala UPTD STA Dinas Pertanian, Dedi, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh sejumlah pegawai yang sedang melakukan pengemasan sayuran di lantai bawah bangunan.
Saat bekerja, para pegawai melihat asap disertai kobaran api dari lantai atas. Mereka kemudian berusaha memadamkan api menggunakan ember dan peralatan yang tersedia.
Upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api terus membesar. Banyaknya material mudah terbakar, seperti styrofoam, plastik, dan kayu, membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Para pegawai akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Baca juga: Jembatan Cipunaga di Sindangbarang Ambruk Dua Tahun, Belum Diperbaiki
Pemadaman Terkendala Ketersediaan Air
Petugas pemadam kebakaran menghadapi kendala berupa terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut menyebabkan mobil pemadam harus beberapa kali melakukan pengisian ulang air selama proses pemadaman.
Berdasarkan informasi awal dari sejumlah karyawan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di bagian belakang kulkas. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab sebenarnya.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian ini. Namun, sejumlah barang yang tersimpan di lantai atas bangunan tidak sempat diselamatkan.
Dokumen Pegawai dan Stok Sayuran Ikut Terbakar
Selain merusak bangunan, kebakaran menghanguskan persediaan sayuran yang telah disiapkan untuk pengiriman. Nilai sayuran yang terbakar diperkirakan kurang dari Rp5 juta.
Sejumlah barang pribadi pegawai juga turut terbakar, termasuk KTP, STNK, dompet, uang tunai, laptop, dan pakaian kerja.
Sementara itu, Kepala UPTD Pelayanan Pertanian Pacet, Bani, menerangkan bahwa bangunan yang terbakar merupakan fasilitas milik pemerintah yang digunakan oleh kelompok tani serta pelaku usaha setempat untuk menunjang kegiatan pertanian.
Bani menegaskan bahwa bangunan tersebut bukan fasilitas yang disewakan. Pengelolaannya turut dibantu melalui forum kebersihan.
Saat ini, UPTD Pelayanan Pertanian bersama instansi terkait masih mendata barang-barang yang terdampak kebakaran sekaligus menghitung kerugian.
Hingga berita ini disusun, total kerugian akibat kebakaran gudang sayuran di Pasar Cigombong belum dapat dipastikan. Penyebab pasti munculnya api juga masih belum diketahui.