• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Nasional

Airlangga Dorong Investasi AS untuk Perkuat Transformasi Ekonomi Indonesia

by
October 6, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Pemerintah Indonesia menempatkan penguatan iklim investasi sebagai bagian penting dari upaya menjaga daya tahan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Kemitraan dengan Amerika Serikat menjadi salah satu perhatian, terutama untuk mendorong investasi bernilai tambah tinggi dan membuka lapangan kerja. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam 14th Annual US-Indonesia Investment Summit di Jakarta, Selasa (6/10).

Berdasarkan laporan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, forum bertajuk “Building Confidence: Strengthening Indonesia’s Investment Climate” itu membahas kepercayaan terhadap perekonomian dan iklim investasi Indonesia. Dalam keynote speech, Airlangga menyampaikan sejumlah indikator yang menurutnya menunjukkan ketahanan ekonomi sekaligus mendukung keyakinan investor.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas rata-rata global sebesar 5,45% secara triwulanan. Inflasi tercatat 3,28%, sedangkan investasi meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks keyakinan konsumen berada di angka 108,5%. Airlangga juga menyoroti sejumlah indikator sosial, yakni Rasio Gini 0,36, tingkat kemiskinan yang turun menjadi 8,7%, serta pengangguran terbuka sekitar 4,65%.

“Jadi sentimen investor juga cukup yakin dengan ekonomi Indonesia,” ujar Airlangga dalam pemaparan tersebut. Ia mengaitkan keyakinan itu dengan pertumbuhan yang dinilai inklusif serta perkembangan berbagai indikator ekonomi. Pemerintah, pada saat yang sama, menyatakan akan terus memperkuat daya tahan perekonomian nasional dan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif.

Perdagangan dan investasi dengan Amerika Serikat

Hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat turut ditopang oleh tren perdagangan yang positif. Nilai ekspor Indonesia ke negara tersebut meningkat dari USD25,83 miliar pada 2021 menjadi USD31,01 miliar pada 2025. Memasuki Semester I-2026, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat telah mencapai USD15,85 miliar.

Pada periode yang sama, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar USD8,56 miliar. Amerika Serikat juga secara konsisten menjadi salah satu dari lima sumber utama Foreign Direct Investment (FDI) bagi Indonesia. Realisasi investasi dari negara tersebut pada Semester I-2026 mencapai USD1,72 miliar. Angka perdagangan dan investasi itu menjadi bagian dari hubungan ekonomi bilateral yang ingin terus diperkuat pemerintah.

Baca juga: Kemendag Fasilitasi Barcode untuk Buka Akses UMKM ke Ritel Modern

Untuk mendukung peningkatan investasi, pemerintah menetapkan arah kebijakan ekonomi 2027 dengan tema “Higher Growth – Faster Prosperity”. Target yang dituju adalah pertumbuhan ekonomi menuju 8%. Fokus kebijakan mencakup penguatan sektor bernilai tambah tinggi, revitalisasi sektor ekonomi yang resilien, serta peningkatan kapasitas ekspor dan investasi.

Agenda tersebut juga mencakup dukungan terhadap digitalisasi, semikonduktor, dan Artificial Intelligence (AI). Dalam kerangka investasi, sektor swasta tetap diposisikan sebagai penggerak utama investasi dan penciptaan lapangan kerja. Sementara itu, Danantara memiliki peran melalui investasi strategis yang berorientasi komersial. Pemerintah mengaitkan penguatan berbagai bidang tersebut dengan upaya memperluas peluang usaha dan meningkatkan daya tarik investasi.

Peluang digital dan kawasan ekonomi khusus

Transformasi digital menjadi salah satu bidang yang terus dikembangkan sebagai peluang investasi. Indonesia disebut sebagai ekonomi digital terbesar di ASEAN, dengan nilai yang diproyeksikan mencapai USD180 hingga USD340 miliar pada 2030. Untuk mendukung perkembangan tersebut, pemerintah memacu pembangunan infrastruktur teknologi, termasuk data center berbasis AI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa.

Pengembangan ekosistem semikonduktor di koridor Batam-Bintan juga menjadi bagian dari agenda itu. Selain infrastruktur digital, percepatan transformasi industri diarahkan melalui pengembangan 25 KEK. Hingga Juni 2026, kawasan-kawasan tersebut mencatat akumulasi realisasi investasi sebesar Rp368 triliun atau USD20 miliar dan menyerap lebih dari 283 ribu tenaga kerja.

Data tersebut menunjukkan skala investasi dan penyerapan tenaga kerja yang telah tercatat di KEK sampai batas waktu yang disebutkan. Pengembangan kawasan dan infrastruktur teknologi berada dalam rangkaian upaya pemerintah memperkuat kapasitas industri, ekspor, dan investasi, termasuk pada sektor yang dinilai memiliki nilai tambah tinggi.

Baca juga: TEI 2026 Siapkan Zona Kopi, Teh, dan Kakao untuk Buyer Global

Perluasan akses pasar dan kerja sama

Di sisi perdagangan, Indonesia terus memperluas akses pasar melalui sejumlah kemitraan ekonomi internasional. Forum dan kerja sama yang disebut mencakup BRICS+, G20, RCEP, ASEAN, OECD, dan CPTPP. Pemerintah juga mengembangkan perjanjian perdagangan, di antaranya Indonesia–EU CEPA dan Canada CEPA, serta mempersiapkan CEPA dengan Inggris.

Untuk hubungan bilateral dengan Amerika Serikat, implementasi Indonesia-US Agreement on Reciprocal Trade (ART) menjadi fokus utama pemerintah. Perjanjian tersebut diarahkan untuk memperluas akses pasar, mengurangi hambatan tarif maupun nontarif, serta memperkuat rantai pasok kedua negara. Dengan demikian, agenda perdagangan ditempatkan berdampingan dengan upaya menarik investasi dan membangun kemitraan ekonomi yang lebih erat.

Menutup penyampaiannya, Airlangga mengajak komunitas bisnis Amerika Serikat bekerja sama agar peluang yang telah dipaparkan dapat berujung pada investasi nyata. “Kami sangat berharap dapat terus bekerja sama dengan komunitas bisnis Amerika Serikat untuk mengubah berbagai peluang strategis ini menjadi investasi yang konkret,” katanya. Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut membentuk kemitraan lebih kuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi bersama.

Agenda itu turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon dan Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kemenko Perekonomian Elen Setiadi. Hadir pula Plt. Kuasa TU Harian Kedutaan Besar AS di Jakarta Aqueelah Johnson serta Managing Director Chief Economist Danantara Indonesia Reza Yamora Siregar.

Peserta lainnya meliputi Vice President Southeast Asia and Oceania U.S. Chamber of Commerce John Goyer, Managing Director AmCham Indonesia Donna Priadi, Vice Chair Board of Governors AmCham Indonesia Mira Arifin, dan Managing Director Bank of America Rahul Bajoria. Jajaran pimpinan asosiasi bisnis serta pelaku usaha dari Indonesia dan Amerika Serikat juga mengikuti kegiatan tersebut.

Tags: Airlangga HartartoEkonomi digitalInvestasi Indonesia-ASPerdagangan Indonesia-ASTransformasi ekonomi
Previous Post

Kemendag Fasilitasi Barcode untuk Buka Akses UMKM ke Ritel Modern

Next Post

Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi 56 UMK di Depok dan Tangsel

Next Post
Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi 56 UMK di Depok dan Tangsel

Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi 56 UMK di Depok dan Tangsel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Dinsos Cianjur Perbarui Data Bansos, Desil 1 Jadi Sasaran Utama

Dinsos Cianjur Perbarui Data Bansos, Desil 1 Jadi Sasaran Utama

October 6, 2026
Kanwil Ditjenpas Jabar Masih Menunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz

Kanwil Ditjenpas Jabar Masih Menunggu SK Pencabutan PB Indra Kenz

October 6, 2026
Dinkes Bandung Lacak Sasaran Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

Dinkes Bandung Lacak Sasaran Imunisasi Kejar Sepanjang Oktober

October 6, 2026
Pemkot Bandung Perkuat Koordinasi Bersihkan Sampah Penyumbat Saluran Air

Pemkot Bandung Perkuat Koordinasi Bersihkan Sampah Penyumbat Saluran Air

October 6, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co